digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Salma Azizah
Terbatas  yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan

Kapsul lunak topikal banyak diaplikasikan dalam industri kosmetik (twist-off soft capsule) untuk menjaga stabilitas dan higienitas zat aktif. Bahan utama cangkang konvensional berupa gelatin memiliki keterbatasan karena bersumber dari hewan, parameter kualitas gelatin yang bervariasi, dan rentan terhadap penurunan stabilitas pada suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi formula cangkang non-gelatin berbasis polimer alami natrium alginat dan iota karagenan, mengoptimasi proses pembuatan dengan metode dripping extrusion inverse gelation, serta mengevaluasi performa enkapsulasi dalam melindungi model senyawa hidrofilik (asam askorbat) dan hidrofobik (alfa-tokoferol) dari degradasi termo-oksidatif. Optimasi formula cangkang dilakukan dengan memvariasikan rasio natrium alginat dan iota karagenan (F1–F4). Formula F3 dengan rasio natrium alginat 1,5% dan iota karagenan 0,5% terpilih sebagai formula optimum karena memiliki viskositas menengah (4420 cPs pada suhu 60°C), kekuatan mekanik (tensile strength) yang seimbang (8,5 Mpa), dan laju permeabilitas uap air (Water Vapor Transmission Rate/WVTR) paling rendah, yang mengindikasikan pembentukan jaringan polimer saling silang (interpenetrating polymer network/IPN) yang rapat. Konsentrasi polimer 2% dipilih sebagai basis alginate bath dengan penambahan surfaktan Tween 80 pada Konsentrasi Misel Kritik (KMK) untuk menurunkan tegangan permukaan agar droplet fasa inti dapat menembus permukaan dengan mulus dan membentuk kapsul bulat sempurna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode dripping extrusion single nozzle berhasil menghasilkan keseragaman unit kapsul dengan efisiensi enkapsulasi berkisar antara 62,65% hingga 65,18% untuk asam askorbat, dan 41,8% sampai 55,3% untuk alfa tokoferol. Pada uji stabilitas termo-oksidatif ekstrem (suhu 100°C selama 6 jam), cangkang non-gelatin berbasis alginat-karagenan terbukti memberikan pelindungan signifikan, kelompok terenkapsulasi mampu mempertahankan kadar asam askorbat sebesar 83% dan alfa-tokoferol sebesar 87%, jauh lebih tinggi dibandingkan kontrol bebas tanpa enkapsulasi yang mengalami penurunan drastis hingga menyisakan masing-masing 43% dan 40%. Dengan demikian, kombinasi natrium alginat dan iota karagenan menggunakan metode inverse gelation berpotensi tinggi sebagai alternatif cangkang kapsul lunak topikal non?gelatin yang efektif dan halal.