Abstrak_Salma Azizah
Terbatas yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas yana mulyana
» Gedung UPT Perpustakaan
Kapsul lunak topikal banyak diaplikasikan dalam industri kosmetik (twist-off soft capsule) untuk
menjaga stabilitas dan higienitas zat aktif. Bahan utama cangkang konvensional berupa gelatin
memiliki keterbatasan karena bersumber dari hewan, parameter kualitas gelatin yang bervariasi,
dan rentan terhadap penurunan stabilitas pada suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengoptimasi formula cangkang non-gelatin berbasis polimer alami natrium alginat dan iota
karagenan, mengoptimasi proses pembuatan dengan metode dripping extrusion inverse
gelation, serta mengevaluasi performa enkapsulasi dalam melindungi model senyawa hidrofilik
(asam askorbat) dan hidrofobik (alfa-tokoferol) dari degradasi termo-oksidatif. Optimasi formula
cangkang dilakukan dengan memvariasikan rasio natrium alginat dan iota karagenan (F1–F4).
Formula F3 dengan rasio natrium alginat 1,5% dan iota karagenan 0,5% terpilih sebagai formula
optimum karena memiliki viskositas menengah (4420 cPs pada suhu 60°C), kekuatan mekanik
(tensile strength) yang seimbang (8,5 Mpa), dan laju permeabilitas uap air (Water Vapor
Transmission Rate/WVTR) paling rendah, yang mengindikasikan pembentukan jaringan polimer
saling silang (interpenetrating polymer network/IPN) yang rapat. Konsentrasi polimer 2% dipilih
sebagai basis alginate bath dengan penambahan surfaktan Tween 80 pada Konsentrasi Misel
Kritik (KMK) untuk menurunkan tegangan permukaan agar droplet fasa inti dapat menembus
permukaan dengan mulus dan membentuk kapsul bulat sempurna. Hasil evaluasi menunjukkan
bahwa metode dripping extrusion single nozzle berhasil menghasilkan keseragaman unit kapsul
dengan efisiensi enkapsulasi berkisar antara 62,65% hingga 65,18% untuk asam askorbat, dan
41,8% sampai 55,3% untuk alfa tokoferol. Pada uji stabilitas termo-oksidatif ekstrem (suhu
100°C selama 6 jam), cangkang non-gelatin berbasis alginat-karagenan terbukti memberikan
pelindungan signifikan, kelompok terenkapsulasi mampu mempertahankan kadar asam
askorbat sebesar 83% dan alfa-tokoferol sebesar 87%, jauh lebih tinggi dibandingkan kontrol
bebas tanpa enkapsulasi yang mengalami penurunan drastis hingga menyisakan masing-masing
43% dan 40%. Dengan demikian, kombinasi natrium alginat dan iota karagenan menggunakan
metode inverse gelation berpotensi tinggi sebagai alternatif cangkang kapsul lunak topikal non?gelatin yang efektif dan halal.
Perpustakaan Digital ITB