Pada bidang diagnostik kardiovaskular, deteksi dini acute myocardial infarction
(AMI) menjadi krusial sehingga diperlukan metode analisis yang sederhana, andal,
dan berpotensi diaplikasikan secara point-of-care. Diantara berbagai pendekatan
yang dikembangkan, biosensor elektrokimia mendapatkan perhatian luas karena
sensitivitasnya yang tinggi serta kompatibilitasnya dengan miniaturisasi perangkat.
Laser-scribed graphene (LSG) sebagai material elektroda menawarkan keunggulan
berupa konduktivitas tinggi dengan proses fabrikasi yang sederhana, namun
peningkatan performa elektrokimia masih diperlukan untuk aplikasi deteksi
jantung. Dalam konteks ini, modifikasi LSG menggunakan nanopartikel bimetalik
dengan efek sinergis menjadi strategi yang menjanjikan untuk pengembangan
imunosensor deteksi biomarker jantung seperti cardiac troponin I (cTnI).
Pada penelitian ini, dikembangkan platform imunosensor elektrokimia berbasis
elektroda LSG yang dimodifikasi dengan nanopartikel bimetalik nikel/emas (Ni–
Au) untuk deteksi cTnI. Proses modifikasi dilakukan melalui deposisi Ni dan Au
menggunakan chronoamperometry dengan mengontrol parameter deposisi.
Karakterisasi menunjukkan Ni terdeposisi sebagai nanogumpalan granular
sedangkan Au berbentuk sferis. Performa elektrokimia kemudian dievaluasi
menggunakan surface oxidation response (SOR) dan electrochemically active
surface area (ECSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa imunosensor
LSG/Ni/Au memiliki performa elektrokimia yang baik, dengan linearitas 0,9888,
limit of detection (LOD) dan limit of quantification (LOQ) masing-masing sebesar
231,5 pg/mL dan 771,2 pg/mL pada rentang pengukuran 0–1000 pg/mL (dalam
buffer). Pada pengujian selanjutnya, imunosensor menunjukkan linearitas 0,9530
dengan nilai LOD 13,70 pg/mL dan LOQ 45,67 pg/mL pada rentang pengukuran
0–861 pg/mL (dalam serum). Selain itu, imunosensor menunjukkan
reproduksibilitas yang baik dengan nilai relative standard deviation (RSD) sebesar
3,8550% (n=5). Berdasarkan nilai parameter tersebut, imunosensor yang
dikembangkan berpotensi diaplikasikan sebagai platform deteksi cTnI.
Perpustakaan Digital ITB