digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Paparan sinar UV berlebihan dapat memicu stres oksidatif yang menyebabkan penuaan dini, hiperpigmentasi, hingga kanker kulit, sehingga diperlukan penggunaan antioksidan topikal sebagai upaya perlindungan. Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) berpotensi sebagai sumber antioksidan alami yang dapat diformulasikan dalam sediaan masker gel peel-off, karena sediaan ini membentuk lapisan film yang dapat memperpanjang waktu kontak bahan aktif dengan kulit. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi masker gel peel-off ekstrak etanol kayu secang serta mengevaluasi karakteristik, aktivitas antioksidan, stabilitas, dan keamanannya. Penelitian diawali dengan ekstraksi menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction, dilanjutkan karakterisasi ekstrak, optimasi formula, evaluasi karakteristik fisik, uji stabilitas selama 28 hari pada tiga suhu dan enam siklus freezethaw, serta uji iritasi akut dermal. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan simplisia kayu secang mengandung flavonoid, fenol, kuinon, tanin, dan saponin, sedangkan alkaloid tidak terdeteksi. Ekstraksi menghasilkan rendemen 12,02% dengan aktivitas antioksidan sangat kuat degan nilai IC50 39,57 ± 0,47 µg/mL, serta kadar fenolik total dan flavonoid total masing-masing 259,32 mg AE/g dan 125,46 mg QE/g. Formula optimum diperoleh dengan komposisi 3% ekstrak, 5% CMC-Na, dan 12,5% PVA, memiliki pH 5,69 ± 0,01, viskositas 13253,33 ± 68,07 cP, daya sebar 5,90 ± 0,10 cm, waktu kering 25:03 ± 00:27 menit, serta aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 44,59 ± 0,80 µg/mL. Seluruh parameter fisik dan aktivitas antioksidan tetap stabil setelah uji stabilitas, dan sediaan tidak menimbulkan eritema maupun edema pada uji iritasi akut dermal. Formulasi ini berpotensi dikembangkan sebagai sediaan antioksidan topikal yang stabil, aman, dan memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat.