digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Buta warna merupakan kelainan yang relatif umum. Kelainan ini membuat penderitanya tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. Kesulitan membedakan warna dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa masalah yang sering disuarakan pada media sosial oleh penderita buta warna antara lain kesulitan membedakan tim pemain olahraga dalam suatu pertandingan, kesulitan membedakan warna pada graf sebuah data, dan lain-lain. Banyak aplikasi yang dapat membantu penderita buta warna untuk membedakan warna pada platform smartphone namun sulit ditemukan aplikasi untuk platform komputer yang dapat melakukan hal serupa. Melalui metode Goal-directed design, masalah-masalah tersebut menjadi bahan riset untuk menentukan jenis aplikasi yang akan dirancang. Dari hasil riset tersebut akan dirancang aplikasi tugas akhir yang diharapkan dapat membantu penderita buta warna yang ingin membedakan warna pada layar komputer mereka. Aplikasi untuk membantu membedakan warna dapat dirancang dengan melakukan image processing berupa daltonization. Daltonization merupakan metode untuk mengkonversi warna pada suatu gambar menjadi warna yang lebih mudah dibedakan oleh penderita buta warna tertentu. Hal ini dilakukan dengan mendeteksi warna yang sulit dibedakan penderita buta warna lalu menggeser warna tersebut ke spektrum yang dapat mereka bedakan. Aplikasi yang dirancang pada tugas akhir ini akan menangkap layar komputer pengguna dan melakukan daltonization kepada hasil tangkapan untuk membantu penderita buta warna. Aplikasi yang telah dirancang mampu melakukan daltonization dengan baik terhadap gambar statis namun masih perlu ditingkatkan kinerjanya saat menangkap layar pengguna secara langsung.