digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-COVER.pdf


2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-BAB 1.pdf

2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-BAB 2.pdf

2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-BAB 3.pdf

2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-BAB 4.pdf

2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-BAB 5.pdf

2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-BAB 6.pdf

2008 TA PP CAROLINE WIBISONO 1-PUSTAKA.pdf

Asam mefenamat merupakan senyawa obat yang bersifat asam lemah dan hidrofob, sehingga memiliki kelarutan yang terbatas dalam air, terutama dalam suasana asam. Kondisi uji disolusi asam mefenamat yang tercantum dalam USP 31 sebenarnya tidak relevan dengan kondisi saluran cerna karena menggunakan pH tinggi (pH 9,0). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pH dan surfaktan terhadap laju disolusi sediaan tablet asam mefenamat dengan menggunakan produk inovator sebagai acuan. Sediaan tablet asam mefenamat yang diuji adalah produk inovator dan beberapa produk generik untuk melihat daya membedakan dari kondisi yang dicoba. Uji disolusi in vitro tablet asam mefenamat dilakukan menggunakan alat disolusi tipe keranjang dalam 900 mL media dapar Tris pH 9,0; dapar fosfat pH 6,8; dan dapar fosfat pH 7,5 dengan penambahan dua jenis surfaktan (natrium lauril sulfat dan Tween 80) dengan kadar yang bervariasi. Analisis kuantitatif asam mefenamat dilakukan dengan spektrofotometri UV. Faktor pH medium disolusi dan penambahan surfaktan sangat berpengaruh terhadap kecepatan disolusi asam mefenamat. Sediaan tablet asam mefenamat dari inovator tidak dapat memenuhi persyaratan uji disolusi USP 31 untuk bentuk sediaan kapsul.