digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 - Galfin Gastiadirrijal
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 - Galfin Gastiadirrijal
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 - Galfin Gastiadirrijal
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 - Galfin Gastiadirrijal
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 - Galfin Gastiadirrijal
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA - Galfin Gastiadirrijal
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Fragmentasi batuan hasil peledakan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kinerja alat gali muat, khususnya digging time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan distribusi ukuran fragmentasi pada penggunaan densitas bahan peledak 0,70 g/cm³ dan 0,75 g/cm³ terhadap digging time Excavator PC2000, membandingkan hasil prediksi model Kuz-Ram dengan fragmentasi aktual menggunakan WipFrag 3.3, serta menentukan faktor koreksi model Kuz-Ram. Data yang digunakan meliputi geometri peledakan, karakteristik material, parameter bahan peledak, digging time, dan foto fragmentasi hasil peledakan. Fragmentasi aktual dianalisis menggunakan WipFrag 3.3, sedangkan fragmentasi prediksi dihitung menggunakan model Kuz-Ram berdasarkan parameter X??, uniformity index (n), dan Xc. Hasil penelitian menunjukkan rata- rata X50 sebesar 18,62 cm dan rata-rata digging time sebesar 11,34 detik pada densitas 0,70 g/cm³ serta 14.09 cm untuk rata -rata X50 dan 10,72 detik untuk rata- rata digging time pada densitas 0,75 g/cm³. Faktor koreksi pada densitas 0,70 g/cm³ diperoleh sebesar 1,2203 untuk n, dan 0,3698 untuk X??, sedangkan pada densitas 0,75 g/cm³ sebesar 1,0553 untuk n, dan 0,2982 untuk X??. Penerapan faktor koreksi menghasilkan prediksi model Kuz-Ram yang lebih mendekati hasil aktual.