Abstrak - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Cover - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 1 - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 2 - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 3 - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 4 - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Bab 5 - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Daftar Pustaka - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Lampiran - Muhammad Farel
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Pedal pada sepeda berperan sebagai titik kontak utama yang menyalurkan gaya dari kaki
pesepeda menuju sistem penggerak sepeda. Perbedaan karakteristik pedal dapat memengaruhi
kestabilan posisi kaki selama kayuhan, sehingga berpotensi mengubah pola gerak sendi dan
aktivasi otot ekstremitas bawah. Penelitian sebelumnya mengenai pengaruh jenis pedal
terhadap aktivasi otot masih menunjukkan hasil yang belum seragam, sedangkan kajian yang
menggabungkan analisis aktivasi otot dan kinematika sendi masih terbatas. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh pedal flat, toe clip, dan clipless terhadap aktivasi otot biceps
femoris, rectus femoris, dan tibialis anterior serta kinematika sendi panggul, lutut, dan
pergelangan kaki.
Penelitian ini melibatkan sepuluh subjek laki-laki yang masing-masing menjalani pengujian
menggunakan tiga jenis pedal. Pengujian dilakukan pada sepeda statis dengan cadence 45 rpm.
Data kinematika direkam menggunakan motion capture OptiTrack dan diolah dengan OpenSim
untuk memperoleh range of motion (ROM). Aktivasi otot direkam menggunakan surface
electromyography (sEMG) dan diolah dengan MATLAB untuk memperoleh root mean square
(RMS). Selanjutnya, data dianalisis menggunakan repeated measures ANOVA dan uji lanjut
Tukey-Kramer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pedal tidak berpengaruh signifikan terhadap ROM
panggul (p = 0,5758), tetapi berpengaruh signifikan terhadap ROM lutut (p = 0,0003) dan
pergelangan kaki (p = 0,0004). Pada aktivasi otot, biceps femoris tidak menunjukkan perbedaan
signifikan antar pedal (p = 0,7336), sedangkan rectus femoris (p = 0,0266) dan tibialis anterior
(p = 0,0332) menunjukkan perbedaan signifikan. Pedal clipless menghasilkan ROM lutut dan
pergelangan kaki yang lebih rendah serta aktivasi rectus femoris dan tibialis anterior yang lebih
kecil dibandingkan pedal flat. Hasil ini menunjukkan bahwa mekanisme penguncian pada pedal
clipless dapat meningkatkan stabilitas kaki dan memengaruhi respons biomekanika ekstremitas
bawah selama bersepeda.
Perpustakaan Digital ITB