digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 SK PP Final Project Zahrashofaa' Arrumsari_19223010
Terbatas  Jufrizal Effendi, S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Industri fashion Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, namun brand lokal yang sedang berkembang seperti Vveara masih menghadapi tantangan dalam mendorong niat beli konsumen meskipun menawarkan produk dengan estetika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estetika desain dan menguji pengaruhnya terhadap niat beli, menggunakan kerangka teoritis (Hekkert, 2006) yang terdiri dari empat dimensi: Maximum Effect for Minimum Means, Unity in Variety, Most Advanced Yet Acceptable (MAYA), dan Optimal Match. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling, melibatkan 231 responden valid dari kota-kota urban di Jawa, Indonesia berusia 18-35 tahun, dianalisis menggunakan multiple linear regression. Hasil regresi menunjukkan bahwa estetika desain secara keseluruhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli (B=0.719, p<0.001, R2=0.281). Pada level dimensional, Unity in Variety dan Optimal Match terbukti berpengaruh signifikan, sementara Maximum Effect for Minimum Means dan MAYA tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara individual, mengindikasikan bahwa harmoni visual dan kesesuaian kualitas taktil merupakan dimensi estetika yang paling kuat mendorong niat beli konsumen urban Indonesia terhadap fashion bordir. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi Vveara untuk memprioritaskan keselarasan visual dalam pengembangan desain bordir serta mengoptimalkan presentasi visual produk di platform digital guna memperkuat nilai beli konsumen.