ABSTRAK Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Adriel Fadhlurrahman Lazuardi
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Seiring dengan meningkatnya permintaan akan baterai ion litium (LIB)
berkinerja tinggi, pengembangan material katode kaya nikel (Ni-rich) menjadi
fokus utama penelitian untuk meningkatkan densitas energi dan stabilitas siklus.
Namun, performa katode ini sangat dipengaruhi oleh morfologi dan struktur
partikel yang terbentuk selama proses sintesis, salah satunya adalah metode
kopresipitasi. Salah satu parameter krusial dalam metode kopresipitasi yang dapat
memengaruhi homogenitas larutan dan kinetika pertumbuhan kristal adalah pola
aliran fluida yang dihasilkan oleh pengaduk. Pada penelitian ini, dilakukan sintesis
material katode Li[Ni0.90Mn0.05Al0.05]O2 (NMA9055) menggunakan metode
kopresipitasi dengan variasi desain pengaduk untuk menghasilkan pola aliran yang
berbeda, yaitu pola aliran aksial (menggunakan propeller impeller) dan pola aliran
radial (menggunakan magnetic bar). Material yang dihasilkan kemudian
dikarakterisasi untuk menginvestigasi pengaruh pola aliran terhadap struktur,
morfologi, dan performa elektrokimianya menggunakan X-Ray Diffraction (XRD),
Scanning Electron Microscope (SEM), Electrochemical Impedance Spectroscopy
(EIS), dan pengujian charge-discharge. Berdasarkan hasil karakterisasi, material
NMA9055 yang disintesis dengan pola aliran radial menunjukkan performa
elektrokimia yang lebih unggul. Keunggulan ini dibuktikan dengan kapasitas
discharge awal yang lebih tinggi sebesar 171,70 mAh g?1
, kemampuan rate
capability pada 1C sebesar 129,76 mAh g?1
, serta retensi kapasitas mencapai
87,07% setelah 50 siklus pengujian. Performa superior ini diatribusikan pada
kristalinitas dan keteraturan lapisan heksagonal yang lebih baik, serta morfologi
partikel yang lebih padat. Meskipun demikian, sampel dengan pola aliran aksial
menunjukkan kinetika difusi ion yang lebih cepat dengan nilai hambatan transfer
muatan (Rct) yang secara signifikan lebih rendah, yaitu 54,8 ?.
Perpustakaan Digital ITB