digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Yuyun Yulia Lesmana
PUBLIC Open In Flipbook Alifah Yusriyah Salsabila

COVER Yuyun Yulia Lesmana
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Yuyun Yulia Lesmana
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Yuyun Yulia Lesmana
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Yuyun Yulia Lesmana
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Yuyun Yulia Lesmana
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Yuyun Yulia Lesmana
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Yuyun Yulia Lesmana
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

Penggunaan pupuk kimia untuk menyediakan nutrisi instan bagi tanaman tanpa diimbangi dengan aplikasi pupuk organik, sehingga dapat terjadi ketergantungan dan peningkatan dosis pupuk untuk menyediakan nutrisi. Agar dampak kerusakan tanah tersebut berkurang, aplikasi pupuk kimia perlu diimbangi dengan aplikasi pupuk organik seperti asam humat dan pupuk hayati PGPR (plant growth promoting rhizobacteria). Penggunaan tanah subur dengan kondisi rasio C/N yang terlalu tinggi menjadi salah satu alasan penggunaan pupuk kimia, asam humat, dan PGPR secara bersamaan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh interaksi asam humat dan pupuk hayati PGPR terhadap kondisi bahan organik, pH, C-organik, N-total, rasio C/N tanah, bobot segar, bobot kering, dan produktivitas pakcoy (Brassica rapa L.), serta menentukan nilai neraca massa nitrogen (N) yang dihasilkan dari sistem budidaya pakcoy. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dengan dua faktor perlakuan, yaitu asam humat (0 kg/ha, 15 kg/ha, dan 30 kg/ha) dan pupuk hayati PGPR (0 L/ha, 2 L/ha, dan 3 L/ha), dengan total 9 perlakuan dan 3 ulangan. Sebelum aplikasi asam humat dan PGPR, tanah yang digunakan terlebih dahulu diaplikasikan pupuk dasar NPK 16-16-16 dosis 150 kg/ha dan pupuk kandang kambing 20 ton/ha. Data penelitian dianalisis dengan IBM SPSS Statistics versi 27 dengan uji Two Way ANOVA pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa aplikasi asam humat dan pupuk hayati PGPR tidak menghasilkan interaksi dan berpengaruh tidak berbeda nyata secara faktor tunggal pada bahan organik, pH, C-organik, N-total, rasio C/N tanah, bobot segar, bobot kering, dan produktivitas pakcoy (Brassica rapa L.) sebab kondisi kimia awal tanah yang telah subur, penggunaan pupuk dasar NPK 16-16-16 dan kohe kambing yang menutupi efek asam humat dan PGPR, serta serangan hama kutu daun dan larva Liriomyza sp.. Meski pengaruhnya tidak berbeda nyata, tetapi aplikasi asam humat dan PGPR meningkatkan N-total tanah dan menurunkan rasio C/N tanah dari 50,5 menjadi rentang 32-34. Neraca massa nitrogen (N) yang dihasilkan dari sistem budidaya berada pada rentang 0,68-0,102 kg N/siklus.