digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pesatnya adopsi generative artificial intelligence (AI) telah mengubah proses pembelajaran di perguruan tinggi dengan memungkinkan mahasiswa menyelesaikan berbagai tugas akademik secara lebih efisien dan memperoleh informasi dengan lebih mudah. Namun, penggunaan AI yang berlebihan dapat berkembang menjadi AI dependency, yaitu kondisi ketika individu semakin bergantung pada AI untuk melakukan tugas-tugas kognitif yang seharusnya dilakukan secara mandiri. Dengan mengacu pada Cognitive Offloading Theory, penelitian ini memandang bahwa ketergantungan yang berlebihan terhadap AI berpotensi mengurangi keterlibatan kognitif mahasiswa serta menghambat pengembangan kompetensi yang penting bagi kesiapan kerja. Meskipun penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa AI dependency dapat memengaruhi berbagai kompetensi yang berkaitan dengan employability, sebagian besar penelitian masih mengkajinya secara terpisah sehingga pemahaman mengenai pengaruh AI dependency terhadap berbagai kompetensi dalam satu konteks penelitian masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh AI dependency terhadap kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, komunikasi, dan self-regulated learning pada mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner daring kepada mahasiswa program sarjana tingkat tiga dan empat di ITB. Sebanyak 190 data responden yang valid dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dependency berpengaruh negatif dan signifikan terhadap seluruh kompetensi yang diteliti. Di antara kelima kompetensi tersebut, kemampuan pemecahan masalah menunjukkan hubungan negatif yang paling kuat, sedangkan kreativitas menunjukkan hubungan yang paling lemah. Temuan ini menegaskan pentingnya mendorong penggunaan AI yang seimbang dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan tinggi agar mahasiswa tetap dapat memanfaatkan AI sebagai alat pendukung pembelajaran tanpa menghambat pengembangan kemampuan kognitif dan self-regulatory yang dibutuhkan untuk pembelajaran sepanjang hayat serta kesiapan memasuki dunia kerja. Kata Kunci: AI Dependency, berpikir kritis, pemecahan masalah, self-regulated learning, employability skills.