Abstrak - Dzulfaqor Ali D.
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Large Language Model (LLM) memiliki kelemahan berupa halusinasi, yakni kecenderungan
menghasilkan informasi yang tidak akurat atau tidak dapat diverifikasi.
Pada domain sejarah Indonesia, kelemahan ini diperparah oleh dugaan bahwa
sebagian topik sejarah nasional periode 1945–1998 minim representasi pada model
bahasa global yang dilatih dominan pada teks berbahasa Inggris. Penelitian ini
bertujuan merancang sistem tanya jawab berbasis Retrieval-Augmented Generation
(RAG) yang sesuai dengan karakteristik domain sejarah Indonesia untuk mengurangi
halusinasi, serta mengukur efektivitasnya dibandingkan LLM tanpa RAG dan
mengidentifikasi karakter pertanyaan tempat efektivitasnya paling menonjol. Tiga
arsitektur RAG diimplementasikan di atas komponen yang konsisten sebagai analisis
pendukung trade off. Tiga arsitektur yang diimplementasikan adalah Naive
RAG, Advanced RAG dengan reranking, dan Modular RAG dengan query rewriting,
dengan komponen dasar berupa hybrid retrieval (BM25 dan dense embedding), generator
Llama 3.1 8B Instruct kuantisasi 4-bit yang dijalankan secara lokal, dan
korpus empat buku sejarah Indonesia. Evaluasi dilakukan dalam dua eksperimen
berurutan pada 150 pertanyaan yang sama, dengan Eksperimen 2 menambahkan perbaikan
struktur chat template baseline untuk menutup celah false refusal yang teridentifikasi
pada Eksperimen 1. Metrik acuan utama adalah answer correctness dari
framework RAGAS, yang mengukur kebenaran jawaban terhadap ground truth? faithfulness,
answer relevancy, context precision, serta EM dan F1 token-overlap diperlakukan
sebagai metrik pendukung. Hasil evaluasi menunjukkan efektivitas RAG
bersifat kondisional terhadap karakter pertanyaan. Berdasarkan answer correctness,
Advanced RAG mengungguli baseline pada pertanyaan faktual (0,386 versus 0,335)
dan tokoh/peristiwa (0,550 versus 0,439), sedangkan pada pertanyaan kronologis
baseline masih kompetitif akibat efek distractor retrieval. Advanced RAG juga memimpin
faithfulness sebagai indikator keterikatan jawaban pada sumber. Advanced
RAG direkomendasikan sebagai konfigurasi yang paling sesuai untuk domain sejarah
Indonesia, dengan aturan pemakaian per kategori: efektif mengurangi halusinasi
pada pertanyaan faktual dan tokoh/peristiwa, sementara pertanyaan kronologis
memerlukan penanganan lanjutan.
Perpustakaan Digital ITB