digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Kebutuhan pemantauan penyimpanan geologi CO? mendorong penggunaan seismik selang waktu untuk mengevaluasi perubahan respons elastik reservoir secara berulang. Penelitian ini mengevaluasi respons seismik selang waktu 3D Vertical Seismic Profiling (VSP) dengan konfigurasi Distributed Acoustic Sensing (DAS) pada zona plume CO? di Lapangan “RS”, Sulawesi Tengah, dengan Formasi Minahaki sebagai interval target. Pemodelan fisika batuan dilakukan menggunakan Kuster–Toksöz dan Biot–Gassmann dengan skenario end-member 100% brine untuk kondisi baseline dan 100% CO? untuk kondisi monitor. Model Vp dan densitas tiga dimensi dibangun di Petrel, kemudian dipadukan dengan geometri plume untuk membentuk kondisi baseline, tahun ke-5, tahun ke-10, dan pascainjeksi di NORSAR-3D. Pemodelan maju berbasis sinar menggunakan fase Direct P dan refleksi P–P, wavelet Ricker zero-phase 30 Hz, serta interval sampling 1 ms. Seismogram sintetik diolah di RadExPro melalui penyiapan geometri dan header, first-break picking, penyusunan model kecepatan VSP 1D dari gather near-offset, pemisahan wavefield dengan filter F–K, dan migrasi kedalaman Kirchhoff 3D VSP. Hasil pemodelan fisika batuan menunjukkan penurunan Vp sebesar 4,99–5,12% dan densitas sebesar 4,15–4,18% pada zona plume dibandingkan kondisi awal. Seismogram sintetik menunjukkan perubahan respons antara kondisi baseline dan monitor, sedangkan volume selisih hasil migrasi memperlihatkan residual yang terutama terkonsentrasi di sekitar interval Formasi Minahaki dan zona perubahan properti elastik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa konfigurasi 3D DAS-VSP yang dimodelkan dapat digunakan untuk mengidentifikasi perubahan respons seismik secara spasial pada zona plume dalam batas asumsi model sintetik. Interpretasi tidak digunakan untuk mengestimasi saturasi atau massa CO? secara kuantitatif.