digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pesisir Kecamatan Gianyar memiliki potensi ancaman multibahaya, yaitu tsunami yang berkaitan dengan aktivitas subduksi megathrust segmen Jawa Tengah – Jawa Timur dan segmen Bali, serta banjir akibat hujan ekstrem di hulu DAS. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik genangan banjir, tsunami, serta multibahaya dari keduanya saat terjadi bersamaan dengan fokus penelitian di Pantai Lebih dan Pantai Siyut. Tsunami yang dimodelkan dengan software DelftDashboard dan Delft3d-Flow menunjukkan tinggi gelombang maksimum mencapai 6,3 m pada waktu simulasi 35 menit di laut kedalaman 20 m. Debit banjir dari kedua DAS dengan luas 85,45 km2 (Sub-1) dan 55,06 km2 (Sub-2) di lokasi penelitian diperhitungkan menggunakan metode SCS Curve Number (CN) berdasarkan data hujan empat stasiun BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Jembrana tahun 2015-2024, karakteristik tanah, dan tutupan lahan. Parameter perhitungan debit banjir dan elevasi DEMNAS mempengaruhi kalibrasi debit. Periode ulang banjir yang dianalisis yaitu 25, 100, 500, dan 1000 tahun untuk mengetahui kejadian ekstrem. Hasil model genangan HEC-RAS 2D menunjukkan bahwa banjir ternyata memiliki dampak yang lebih parah daripada tsunami. Ketinggian genangan maksimum di permukiman mencapai 9 m akibat banjir maupun multibahaya, sedangkan tsunami mencapai 6 m. Luas genangan akibat banjir periode ulang 1000 tahun seluas 80,76 ha dan luas genangan akibat tsunami seluas 31,8 ha. Sedangkan, luas genangan multibahaya dari keduanya seluas 95,31 ha. Sementara itu, jarak inundasi genangan terjauh akibat tsunami mencapai 250 m pada waktu simulasi ke-40 menit. Tsunami juga mampu menjalar ke arah hulu melalui sungai sejauh 200 m. Kontribusi tsunami terhadap genangan multibahaya hanya 34% dibandingkan dengan total genangan dari banjir periode ulang 500 tahun bersamaan dengan tsunami dengan periode ulang yang sama. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan keduanya (multibahaya) pada analisis peta bahaya atau peta risiko oleh lembaga/instansi terkait karena daerah yang terdampak banjir dan tsunami lebih berbahaya daripada daerah yang terdampak tsunami atau banjir saja. Selain itu, hasil model juga menunjukkan waktu surut genangan di Pesisir Kecamatan Gianyar untuk dasar perencanaan evakuasi sekitar 5,7 jam pada kejadian tsunami dan 47 jam pada kejadian banjir serta kejadian multibahayanya.