digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

COVER - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

BAB 1 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

BAB 2 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

BAB 3 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

BAB 4 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

BAB 5 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

BAB 6 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

PUSTAKA - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

LAMPIRAN 1 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

LAMPIRAN 2 - Wawan Hidayat
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

PT. Sumbawa Timur Mining (STM) secara komprehensif mengeksplorasi cadangan tembaga di Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Metode Deep-Sea Tailing Placement (DSTP) dipertimbangkan karena sebelumnya membuang tailing dari produksi penambangan tembaga dilakukan di darat yang diantisipasi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan pengendapan tailing STM di bawah skema DSTP menggunakan perangkat lunak pemodelan pesisir dan laut MIKE Zero dan Verifikasi Kondisi Hidrodinamika Laut. Data sekunder sumber terbuka digunakan sebagai input dan validasi untuk simulasi komputer. Langkah penting dalam simulasi komputer yang kredibel dari proses fisik adalah validasi terhadap data independen. Simulasi hidrodinamika lima tahun dilakukan untuk memvalidasi pengaturan numerik simulasi MIKE Zero. Validasi hasil simulasi terhadap ketinggian pasang surut dan ketinggian gelombang sangat baik, menghasilkan rata-rata nilai error 1.94% untuk ketinggian pasang surut dan 5.73% untuk ketinggian gelombang. Verifikasi terhadap arus laut menghasilkan error 17.62%, angka yang wajar. Simulasi DSTP menunjukkan bahwa plume tailing yang dikeluarkan dari outfall tidak mencapai daerah pesisir ataupun permukaan laut, dengan jangkauan vertikal maksimum dibatasi sekitar 150 meter kedalaman air laut. Pola pengendapan simulasi mengikuti bentuk dasar laut setempat. Simulasi tailing komputer mengendapkan sekitar 98.27% dari total massa tailing yang dihasilkan oleh proses penambangan di dasar laut dalam terdekat. Implementasi DSTP di perairan Hu'u dianggap aman bagi lingkungan karena pengendapan tailing terbatas di bawah kedalaman Samudra Hindia yang aman, gumpalan tidak mencemari daerah pesisir dan lautan hulu. Konservasi massal pengendapan tailing masih terbuka untuk eksplorasi numerik.