Kebutuhan komponen berpresisi tinggi dengan permukaan kompleks, seperti sudu
turbin, menuntut akurasi lintasan pahat dan konsistensi geometri. Kesalahan kontur
dinamis pada sumbu penggerak dapat menurunkan kepresisian bentuk, kualitas
permukaan, dan keandalan produk. Penelitian ini mengembangkan kerangka sistem
siber-fisik terintegrasi untuk memodelkan dan mengidentifikasi kesalahan,
menentukan kompensasi, serta memperkirakan degradasi komponen melalui
pemodelan, deteksi anomali, diagnosis, kompensasi, dan prognostik mesin
perkakas pada pemesinan permukaan kompleks yang akurat.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kajian teoretis, simulasi,
pengujian ballbar, pengukuran artefak, pemindaian optik, dan uji degradasi ball
screw. Kesalahan kontur dimodelkan dengan matriks transformasi homogen orde
tinggi, deteksi anomali menggunakan pembelajaran mesin, sedangkan prognostik
ball screw berbasis arus servo, preload, backlash, dan kesalahan pemosisian
sebagai indikator kondisi kesehatan komponen.
Matriks transformasi homogen orde tinggi menghasilkan R² 0,9507 pada uji ballbar
dan 0,99584 pada validasi silang simulasi, dengan Root Mean Squared Error
0,009154. Support Vector Regression mencapai R² 0,996825. Pergeseran chord ke
sumbu-x negatif menunjukkan ketidakseimbangan servo; peningkatan loop gain
menguranginya 50,9%. Preload ball screw turun dari 5,4 kN menjadi 1,8 kN,
sedangkan backlash mencapai 0,030 mm. Arus motor servo menurun pada tahap
penyesuaian awal dan relatif stabil setelah sekitar lima juta siklus, sehingga
berpotensi menjadi indikator tidak langsung kondisi kesehatan ball screw.
Kebaruan penelitian terletak pada integrasi pemodelan fisik, diagnosis berbasis
pembelajaran mesin, kompensasi ketidakseimbangan servo, dan prognostik
degradasi ball screw dalam kerangka sistem siber-fisik untuk mendukung
pemeliharaan prediktif secara proaktif.
Perpustakaan Digital ITB