ABSTRAK Fauzan Aliffio Fathan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
TUGAS AKHIR Fauzan Aliffio Fathan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Indonesia memiliki potensi panas bumi yang melimpah karena berada di jalur Ring of Fire. Salah satunya adalah sistem panas bumi Maritaing di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur yang memiliki manifestasi permukaan berupa kelompok Mata Air Panas Kura bersuhu hingga 81°C serta zona alterasi di kawah Karitemang. Penelitian ini bertujuan membangun model bawah permukaan lapangan panas bumi Maritaing melalui integrasi data gravitasi dan magnetotellurik (MT). Model 2D MT ini akan dijadikan sebagai batasan fisis dalam forward modelling data gravitasi untuk meminimalkan ambiguitas interpretasi yang timbul apabila kedua metode digunakan secara terpisah. Pengolahan data gravitasi menghasilkan peta complete bouguer anomaly (CBA) dengan rentang 15-86 mGal, anomali regional 22-76 mGal yang meningkat ke arah utara sehingga mengindikasikan batuan dasar yang semakin dangkal, serta anomali residual berkisar -7 hingga 10 mGal yang dapat mengindikasikan keberadaan heat source di sekitar Mata Air Panas Kura. Model inversi 2D MT pada tiga lintasan menunjukkan zona resistivitas rendah (<15 ?m) yang diinterpretasikan sebagai clay cap hingga kedalaman 500-1000 m, serta zona resistivitas tinggi (>112 ?m) pada kedalaman di atas 1000 m yang diasosiasikan sebagai heat source dengan geometri yang cenderung naik ke arah tenggara dan timur laut. Forward modelling gravitasi yang dibatasi oleh model MT menghasilkan estimasi densitas heat source sebesar 2,9 g/cm3, zona alterasi 2 g/cm3, serta satuan lava berkisar 2,48 – 2,61 g/cm3. Integrasi kedua metode tersebut menghasilkan model konseptual sistem panas bumi Maritaing yang menggambarkan tinggian di utara sebagai recharge zone, satuan piroklastik dan lava tertentu sebagai clay cap dan reservoir, serta struktur bawah permukaan yang berperan sebagai jalur permeabel fluida menuju permukaan.
Perpustakaan Digital ITB