digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 Rossa Hapsari Widya Nurkahfi
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Rossa Hapsari Widya Nurkahfi
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Rossa Hapsari Widya Nurkahfi
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Rossa Hapsari Widya Nurkahfi
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Rossa Hapsari Widya Nurkahfi
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Rossa Hapsari Widya Nurkahfi
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Rossa Hapsari Widya Nurkahfi
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Logam tanah jarang (LTJ) di Mamuju umumnya terakumulasi pada material lapukan yang berasosiasi dengan mineral lempung dan oksida besi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik spektral, mineral penyusun regolit yang berasosiasi dengan LTJ, serta zona prioritas eksplorasi awal di Blok Rantedoda melalui integrasi spektroskopi reflektansi VNIR–SWIR, geokimia ICP-MS, dan citra PlanetScope PSB.SD. Sebanyak 137 sampel dianalisis menggunakan ASD FieldSpec4, kemudian dikelompokkan dengan metode Spectral Feature Fitting menjadi tiga kelas spektral. Seluruh kelas menunjukkan fitur Fe³? pada sekitar 950–965 nm dan doublet Al–OH pada sekitar 2.160 dan 2.205 nm yang mengindikasikan goethit serta kelompok kaolinit–haloisit. Korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif antara fitur Fe–O dan Fe?O? (?s = 0,750) serta antara fitur Al–OH dan Al?O? (?s = 0,507), dengan p < 0,001. Kelas 2 memiliki rata-rata ?LTJ tertinggi sebesar 1.955,25 ppm, sedangkan Kelas 3 memiliki Fe?O? tertinggi sebesar 17,85%, tetapi perbedaan ?LTJ antarkelas tidak signifikan (p = 0,339). Integrasi REVI, band ratio 6/4, dan Linear Spectral Unmixing mengidentifikasi zona prioritas pada koridor tengah–selatan hingga barat daya dan beberapa bukaan di bagian selatan. Zona tersebut merepresentasikan indikasi relatif regolit kaya oksida besi, bukan peta kadar LTJ secara langsung. Hubungan spasial zona ini dengan kadar LTJ pada sampel belum terverifikasi secara statistik.