GravPORT merupakan sistem informasi yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan
integrasi data gravitasi terestris dan airborne di wilayah Jawa-Bali. Sistem ini dikembangkan
untuk menyediakan platform distribusi data anomali gayaberat yang terstandar, lengkap, dan
mudah diakses oleh berbagai pengguna seperti akademisi, konsultan, dan institusi pemerintah.
Produk yang dihasilkan berupa basis data gravimetri berbasis PostgreSQL/PostGIS yang
terintegrasi dengan geoportal berbasis web untuk visualisasi dan distribusi data anomali
gayaberat. Data yang dikelola mencakup data Level 1 berupa titik anomali gayaberat dengan
nilai Free-Air Anomaly (FAA) atau Bouguer Anomaly (BA), serta data Level 2 berupa grid
raster hasil interpolasi. Proses pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang
disesuaikan dengan kebutuhan teknologi geospasial, dengan arsitektur tiga-lapisan (three-tier
architecture) mengintegrasikan PostgreSQL/PostGIS sebagai basis data, CodeIgniter 4 dan
Node.js sebagai back-end, serta Leaflet.js untuk front-end interaktif. Seluruh metadata dataset
disusun mengacu pada SNI ISO 19115:2012 (adopsi identik dari ISO 19115:2003) sebagai
standar metadata nasional untuk informasi geospasial, guna menjamin interoperabilitas dan
konsistensi dokumentasi data. Sistem yang dikembangkan mampu mengelola lebih dari
ratusan ribu titik serta menyediakan layanan OGC (WMS/WFS) untuk akses data yang
kompatibel. Geoportal GravPORT diharapkan mampu mendukung pemodelan geoid, analisis
geofisika, serta kebijakan nasional Satu Data dan Satu Peta Indonesia, sekaligus
meningkatkan efisiensi pengelolaan dan kolaborasi data gravimetri lintas institusi.
Perpustakaan Digital ITB