Sektor pertanian padi di Indonesia memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana
hidrometeorologi, khususnya banjir dan kekeringan, yang dapat menyebabkan penurunan
produktivitas dan kerugian ekonomi yang signifikan. Pekerjaan ini bertujuan mengembangkan
Paddy Disaster Information System (PADIS), sebuah platform Web-GIS untuk menghitung dan
memvisualisasikan kerugian ekonomi akibat penurunan produktivitas padi secara spasial.
Metodologi yang diterapkan mencakup analisis bahaya banjir dan kekeringan, estimasi
kehilangan total produksi padi, perhitungan kerugian ekonomi langsung, serta Average Annual
Loss (AAL) sebagai indikator risiko tahunan. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa PADIS
mampu menyajikan analisis risiko banjir, kekeringan, dan multi-hazard pada tingkat
kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan skenario baseline dan projection serta periode ulang
25, 50, 100, dan 250 tahun. Sistem mampu menghitung kerugian langsung dan AAL secara
otomatis serta menyajikannya melalui dashboard interaktif berbasis Web-GIS. Hasil verifikasi
menunjukkan bahwa perhitungan yang dihasilkan sistem konsisten dengan perhitungan manual
dengan tingkat kesesuaian sebesar 100%. Selain itu, pengujian kegunaan menggunakan metode
System Usability Scale (SUS) memperoleh skor 74,47, yang menunjukkan tingkat penerimaan
pengguna yang baik terhadap sistem. Keberadaan sistem ini diharapkan dapat mendukung
mitigasi risiko dan pengambilan keputusan berbasis data pada sektor pertanian, termasuk dalam
mendukung program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
Perpustakaan Digital ITB