Kegiatan pemantauan pembangunan gedung bertujuan untuk memastikan gedung yang dibangun sesuai dengan rencana atau tidak. Maka dari itu dibutuhkan model tiga dimensi gedung untuk setiap tahap pembangunan yang mempresentasikan keadaan gedung sebenarnya dan gambar kerja gedung (shopdrawing) yang digunakan sebagai acuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan dimensi antara dimensi ukuran pada gambar kerja gedung dan dimensi dari hasil pengukuran pada model tiga dimensi gedung.
Metode pemodelan tiga dimensi gedung dilakukan dengan metode laser scanning menggunakan alat Terrestrial Laser Scanner (TLS). Studi pemantauan proses pembangunan gedung dilakukan di gedung Center for Advanced Studies ITB. Data berupa awan titik (point cloud) diambil dari tahap awal pembangunan hingga tahap akhir pembangunan, yaitu dari tahun 2014 hingga tahun 2015 sebanyak empat kala. Perbedaan dimensi antara dimensi ukuran pada gambar kerja gedung dan dimensi dari hasil pengukuran pada model tiga dimensi gedung diperoleh rata-rata 5 mm untuk tinggi kolom gedung, 3,1 cm untuk panjang balok gedung, 0,026 derajat untuk sudut ketegakan kolom gedung, dan 0,015 derajat untuk sudut kedataran balok gedung.
Perpustakaan Digital ITB