Perkembangan teknologi pada kendaraan otonom berkembang pesat dengan tuntutan adanya sistem
estimasi kecepatan dan deteksi objek 3D yang optimal, namun fusi sensor kamera dan radar pada
tampilan Bird Eye View (BEV) masih dihadapkan pada masalah beban komputasi yang tinggi. Untuk
menyelesaikan masalah tersebut, penelitian melakukan pendekatan dengan melakukan optimasi sistem
dengan menggunakan arsitektur mamba pada kamera untuk ekstraksi fitur yang lebih efisien
dibandiugkan dengan transformer, serta pengguuaan Radar Cross Section Aware Scattering pada data
radar untuk meningkatkan ketebalan point cloud tanpa menambah beban komputasi. Selain itu optimasi
dilakukan pada komponen Lift Splat Shoot, BEV Encoder, dan Cross Attention Multi layer Fusion untuk
sistem yang lebih adaptif. Evaluasi dilakukan pada dataset nuscenes dan dilakukan di lingkungan
kampus ITB. Model berhasil diuji dilingkungan ITB dengan hasil objek dan estimasi kecepatan dengan
baik. Hasil Pengujian pada simulasi dengan nuscenes juga menunjukkan bahwa modifikasi ini mampu
menghasilkan performa yang kompetitif dengan baseline dengan penurunan akurasi dari NuScenes
Detection Score (NDS) hingga -2.01% dengan trade off peningkatan performa komputasi sebesar 15.20%.
Model ini terbukti mampu memprediksi atribut objek dengan lebih baik, serta lebih efisien. Model
ini memungkinkan untuk diimplementasikan secara real time pada kendaraan otonom.
Perpustakaan Digital ITB