2026 RIKHA RAHIM ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Optimasi portofolio multi-periode memungkinkan komposisi portofolio
disesuaikan secara berkala mengikuti perubahan kondisi pasar. Penelitian ini
mengembangkan kerangka optimasi portofolio multi-periode pada pasar saham
Indonesia dengan mengintegrasikan prediksi harga berbasis Long Short-Term
Memory (LSTM) dan optimasi menggunakan NSGA-III. Data yang digunakan
berupa harga saham harian perusahaan yang tergabung dalam indeks IDX100
selama periode 2014–2025. Model dirumuskan sesuai dengan karakteristik
perdagangan di Bursa Efek Indonesia dengan mempertimbangkan satuan lot,
larangan short selling, biaya transaksi, serta penempatan sisa dana pada aset bebas
risiko. Empat fungsi objektif dioptimalkan secara simultan, yaitu memaksimumkan
kekayaan akhir dan skewness, serta meminimumkan varians dan kurtosis. Hasil
evaluasi menunjukkan bahwa model LSTM menghasilkan prediksi yang memenuhi
kriteria seleksi pada 40 dari 73 saham, dengan rata-rata MAPE sebesar 2,46%
dan rata-rata R2 sebesar 0,944. NSGA-III menghasilkan himpunan solusi tidak
terdominasi yang merepresentasikan berbagai kompromi antarfungsi objektif.
Tidak terdapat satu portofolio yang memberikan nilai terbaik pada seluruh fungsi
objektif secara bersamaan. Varians dan kurtosis cenderung saling mendukung,
sedangkan peningkatan skewness umumnya disertai oleh peningkatan kedua ukuran
risiko tersebut. Interval rebalancing yang lebih pendek secara umum menghasilkan
kekayaan akhir yang lebih tinggi serta varians dan kurtosis yang lebih rendah, tetapi
diikuti oleh peningkatan biaya transaksi dan penurunan skewness. Peningkatan
frekuensi rebalancing juga diikuti oleh penurunan konsentrasi alokasi saham, yang
ditunjukkan oleh penurunan HHI dan peningkatan jumlah saham efektif. Dengan
demikian, pemilihan frekuensi rebalancing perlu disesuaikan dengan preferensi
investor terhadap pertumbuhan kekayaan, pengendalian risiko, biaya transaksi, dan
tingkat konsentrasi portofolio.
Perpustakaan Digital ITB