Keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan parameter krusial bagi
penyedia layanan kelistrikan seperti PT PLN (Persero). Gangguan pada jaringan
distribusi dapat memicu pemadaman yang merugikan pelanggan secara durasi
(SAIDI), frekuensi (SAIFI), dan energi yang tidak terlayani (ENS). Penelitian ini
mengusulkan algoritma komputasi Hybrid Genetic Algorithm - Particle Swarm
Optimization (GA-PSO) untuk mengoptimalkan penempatan Recloser dan Load
Break Switch (LBS) pada Penyulang SCG 08 di UP3 Magelang. Evaluasi nilai
keandalan dilakukan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis
(FMEA) yang diintegrasikan ke dalam fungsi objektif dengan menerapkan sistem
penalti mutlak ketika melanggar batasan jaringan. Hasil simulasi memvalidasi
bahwa arsitektur hybrid ini berhasil menemukan global optimum dengan
merekomendasikan 4 unit Recloser (titik 6, 12, 14, 16) dan 1 unit LBS (titik 19)
dengan total biaya investasi peralatan sebesar Rp 787.600.000. Konfigurasi ini
secara signifikan memperbaiki indeks SAIDI menjadi 1,4574 jam/pelanggan/tahun
(peningkatan 28,91%), SAIFI menjadi 1,5388 kali/pelanggan/tahun (peningkatan
17,71%), serta menekan kerugian ENS sebesar 5.814,61 kWh/tahun dibandingkan
dengan sistem proteksi eksisting. Lebih lanjut, saat diuji menggunakan batasan
ketersediaan alat dan modal yang identik dengan kondisi eksisting PLN (2 unit
Recloser dan 3 unit LBS senilai Rp 642.800.000), algoritma ini tetap mampu
meningkatkan keandalan dengan menggeser penempatan ke titik 6, 10, 12, 14, dan
19, yang menghasilkan perbaikan SAIDI menjadi 1,6252 (peningkatan 20,72%).
Berdasarkan pengujian statistik melalui 30 kali eksekusi (multi-running), metode
Hybrid GA-PSO terbukti sangat tangguh (robust) dalam menghindari jebakan
optimum lokal (local optima). Pada pengujian konstrain ini, algoritma mencapai
tingkat keberhasilan pencarian mutlak 100% (30 kali sukses), melampaui performa
algoritma PSO murni (27 kali sukses) dan GA murni (23 kali sukses), sehingga
menjadikannya pendekatan komputasi yang sangat presisi dan efektif untuk
mengeksekusi perencanaan peningkatan keandalan jaringan distribusi.
Perpustakaan Digital ITB