digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Hudaibiy Hibban
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Integrasi Distributed Generation (DG) pada sistem distribusi menghadirkan aliran daya dua arah dan arus gangguan yang bervariasi yang sering menyebabkan skema proteksi konvensional kehilangan koordinasi. Studi ini mengatasi tantangan tersebut dengan mengoptimalkan koordinasi relai proteksi dalam sistem distribusi 20 kV dengan dua DG yang terhubung di sebuah sistem distribusi eksisting yang berada pada Kalimantan Tengah. Pengaturan relai, khususnya arus pickup dan Time Multiplier Setting (TMS), dioptimalkan untuk meminimalkan total waktu operasi relai sambil tetap mematuhi batasan Coordination Time Interval (CTI) di bawah berbagai skenario operasi. Untuk menyelesaikan masalah nonlinier yang sangat terbatas ini, algoritma Hunger Games Search (HGS) diusulkan, dan kinerjanya dibandingkan dengan Differential Evolution (DE) dan Gray Wolf Optimization (GWO). Hasil optimasi menunjukkan bahwa metode HGS mengungguli algoritma benchmark lainnya, berhasil mencapai waktu operasi relai total minimum dengan konvergensi yang lebih cepat dan iterasi yang jauh lebih sedikit. Konvergensi yang cepat ini sangat penting untuk skema proteksi adaptif real time, karena memungkinkan penghitungan ulang dan pembaruan pengaturan relai secara online dengan cepat untuk menjaga keamanan sistem yang berkelanjutan segera setelah perubahan topologi jaringan. Oleh karena itu, metode HGS yang diusulkan terbukti menjadi alat yang sangat efektif dan andal untuk memastikan koordinasi proteksi yang cepat, selektif, sensitif, dan dapat diandalkan dalam jaringan distribusi aktif.