Perencanaan infrastruktur sumber daya air di Pulau Jawa memerlukan kurva
Intensitas-Durasi-Frekuensi
(IDF)
untuk
memitigasi
risiko
bencana
hidrometeorologi. Namun, ketersediaan data observasi durasi singkat untuk
pembentukan kurva IDF masih sangat terbatas. Data satelit Global Precipitation
Measurement (GPM) IMERG dapat menjadi alternatif, meskipun memiliki galat
sistematis (bias) bawaan. Pekerjaan ini bertujuan untuk mengoreksi galat sistematis
pada data GPM menggunakan metode overall bias dan mengestimasi konstanta
persamaan IDF (Chen-Bernard, Chen-Ishiguro, Chen-Kimijima, Chen-Sherman,
dan Chen-Talbot) di wilayah daratan Pulau Jawa.
Data yang digunakan meliputi produk GPM-IMERG Final Run V07 dan data
observasi HadEX2 (indeks Rx1day) periode Juni 2000 hingga September 2025.
Metode koreksi overall bias dioptimasi melalui pengujian skenario berbasis rasio
dan delta menggunakan Leave-One-Out Cross Validation (LOOCV). Estimasi
konstanta IDF (a, b, dan e) tahap awal dilakukan menggunakan metode regresi
kuadrat terkecil (least square) yang kemudian diestimasi lebih lanjut dengan
metode optimasi melalui algoritma Differential Evolution dan Particle Swarm
Optimization (PSO). Kinerja koreksi dan estimasi dievaluasi menggunakan relative
Root Mean Square Error (rRMSE).
Hasil pekerjaan menunjukkan bahwa koreksi overall bias secara signifikan mampu
mereduksi galat data GPM. Skenario koreksi terbaik didapatkan dari data masukan
stasiun observasi dengan ketersediaan data ?70% dan ambang batas hujan 100
mm/hari menggunakan faktor rasio, yang berhasil menurunkan rRMSE pada
periode ulang 100 tahun dari 60,32% menjadi 39,38%. Dalam penentuan kurva IDF,
metode Differential Evolution lebih baik dibandingkan least square dan PSO.
Persamaan Chen-Kimijima yang dioptimasi dengan Differential Evolution menjadi
persamaan paling optimal untuk Pulau Jawa dengan tingkat galat terendah, yaitu
rRMSE yang hanya berkisar 4,68% – 6,05%. Pemanfaatan data GPM terkoreksi
overall bias ini memberikan alternatif solusi yang efektif dalam mengatasi
keterbatasan data observasi lapangan berdurasi singkat untuk mendukung
perencanaan dan analisis hidrologi di Pulau Jawa.
Perpustakaan Digital ITB