Penumbuhan material karbon berbasis sp² pada substrat dielektrik temperatur
rendah menuntut rekayasa katalis yang mampu menyediakan situs aktif yang
merata sekaligus menjaga kontinuitas pertumbuhan domain sp². Penelitian ini
mengkaji optimasi katalis film nikel (Ni) pada substrat kaca Corning 2948 melalui
variasi waktu deposisi dan perlakuan annealing untuk mendukung penumbuhan
material graphene-like menggunakan metode Hot Wire-in Plasma Very High
Frequency-PECVD (HW-IP-VHF-PECVD) pada temperatur substrat 170?C. Film
Ni dideposisikan menggunakan evaporasi termal dengan variasi waktu deposisi 1-
7 menit, kemudian dikarakterisasi menggunakan SEM (permukaan dan penampang
lintang) dan EDS untuk memetakan morfologi, cakupan permukaan, serta
kecenderungan ketebalan. Hasil karakterisasi awal menunjukkan bahwa lapisan Ni
yang terbentuk bersifat kasar dan granular dengan heterogenitas ketebalan yang
signifikan, sehingga lebih tepat dipahami sebagai lapisan granular daripada thin
film planar klasik.
Berdasarkan indikator cakupan permukaan dan dominasi sinyal Ni, sampel dengan
deposisi 6 dan 7 menit dipilih untuk tahap annealing pada 400?C dan 500?C dengan
durasi 2 dan 4 jam. Secara fisis, annealing meningkatkan mobilitas atom Ni dan
mendorong restrukturisasi morfologi melalui mekanisme dewetting padat,
koalesensi, serta pematangan partikel, sehingga permukaan berevolusi menuju
sebaran fitur yang lebih diskret. Variasi temperatur dan durasi menghasilkan
respons morfologi yang berbeda, yang menegaskan bahwa kondisi awal film
berperan sebagai pengarah lintasan evolusi mikrostruktur selama perlakuan termal.
Katalis Ni teroptimasi selanjutnya digunakan sebagai substrat penumbuhan
menggunakan HW-IP-VHF-PECVD dengan sumber karbon CH?. Evaluasi hasil
dilakukan melalui Raman sebagai indikator utama pembentukan jaringan sp², serta
didukung oleh SEM-EDS dan UV-Vis. Spektrum Raman memperlihatkan
kemunculan pita D, G, dan 2D pada seluruh sampel, dengan rasio intensitas yang
lebih konsisten dengan material karbon sp² berkarakter graphene-like daripada
grafena monolayer ideal. Keterkaitan katalis dan hasil pertumbuhan menunjukkan
bahwa kualitas graphene-like tidak ditentukan semata oleh ukuran fitur dominan,
tetapi terutama oleh homogenitas distribusi partikel dan minimnya aglomerasi besar
yang mengendalikan pemerataan nukleasi serta koalesensi domain sp². Secara keseluruhan, optimasi deposisi dan annealing Ni terbukti memengaruhi keteraturan
morfologi katalis dan, pada gilirannya, kualitas relatif material graphene-like yang
ditumbuhkan pada temperatur rendah.
Perpustakaan Digital ITB