digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Indonesia menghadapi trilema energi, dengan penggunaan bahan bakar fosil melebihi 60% terlepas dari target energi terbarukan 23% pada tahun 2025. lntegrasi panel surya (PV) dengan Pumped Hydro Storage (PHS) menawarkan solusi potensial, namun intennitensi matahari menuntut optimasi konversi energi. Penelitian ini mengevaluasi prototipe PV-Pumped Storage skala kecil terintegrasi loT dengan dual-axis solar tracker di ITB Jatinangor. Tujuannya meliputi kuantiflkasi kinerja terhadap sistem fixed-tilt, validasi akurasi Solar Position Algorithm, karakterisasi turbin Turgo, dan penilaian kelayakan dibandingkan baterai lithium-ion. Pendekatan eksperimental selama 45 hari ini menggunakan pengendali ESP32, karakterisasi turbin Turgo D.l50, dan analisis sensitivitas Monte Carlo. Hasil penelitian menunjukkan akurasi pelacakan dan stabilitas operasional yang tinggi. Sistem dual-axis secara konsisten mengungguli pengaturan fiXed-tilt, menghasilkan gain factor rata-rata 2,59. Pembangkitan energi surya meningkat 111,3%, energi input pompa sebesar 245,7%, dan volume air terpompa 464,7%. Akibatnya, efisiensi wire-to-water naik dari 2,75% menjadi 7,34%, dan Round-Trip Efficiency (RTE) meningkat dari 5,0% menjadi 8,16%. Simulasi Monte Carlo mengonfrrmasi bahwa eflsiensi pompa beban parsial dan head statis merupakan parameter yang paling berpengaruh. Pada selang kepercayaan 95%, rasio peningkatan RTE dual-axis tetap berada di atas satu, yang membuktikan ketangguhannya secara statistik. Selanjutnya, turbin Turgo D.l50 dengan nose!7 mm mencapai efisiensi optimal sebesar 33,5%. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi loT dengan pelacak dual-axis yang disinkronkan pada kurva eflsiensi pompa---sebuah pendekatan yang belum diterapkan pada studi Solar-PHS sebelumnya. Hal ini menyumbang kerangka metodologis bagi pengembangan PV-Pumped Storage sebagai solusi energi pelengkap.