Latihan resistensi banyak digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot dan performa
fungsional, namun karakteristik biomekanik dari berbagai latihan otot trisep belum dikaji
secara komprehensif. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada pengukuran aktivasi
otot
menggunakan surface electromyography (sEMG), sedangkan estimasi gaya otot yang
dihasilkan selama latihan masih jarang dianalisis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
membandingkan aktivasi otot dan gaya otot pada kepala lateral, kepala long, dan
kepala
medial musculus triceps brachii selama pelaksanaan latihan dumbbell kickback, dumbbell
overhead extension, dan dumbbell triceps press.
Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen repeated measures yang melibatkan lima
belas partisipan pria sehat dengan pengalaman latihan resistensi. Aktivasi otot diukur
menggunakan surface electromyography (sEMG), sedangkan data gerakan tiga dimensi y
ang
diperoleh menggunakan sistem OptiTrack diproses dalam perangkat lunak OpenSim untuk
mengestimasi gaya otot melalui analisis inverse kinematics, inverse dynamics, dan static
optimization. Sinyal sEMG difilter, disegmentasi, dan dinormalisasi terhadap ma
ximum
voluntary contraction (MVC). Analisis statistik dilakukan menggunakan two
-
way repeated
-
measures analysis of variance yang dilanjutkan dengan uji lanjut Bonferroni.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada aktivasi otot maupun
estimasi gaya otot di antara ketiga jenis latihan serta pada ketiga kepala musculus triceps
brachii. Setiap latihan menghasilkan pola aktivasi dan gaya otot yang berbed
a, yang
menunjukkan bahwa pemilihan jenis latihan memengaruhi beban mekanis yang diterima oleh
masing
-
masing kepala otot trisep. Integrasi analisis sEMG dan pemodelan muskuloskeletal
memberikan evaluasi biomekanik yang lebih komprehensif serta dapat menjad
i dasar ilmiah
dalam pemilihan latihan untuk program latihan resistensi maupun rehabilitasi
.
Perpustakaan Digital ITB