Papan skateboard umumnya tersusun atas lapisan kayu maple yang memiliki
karakter kuat, tahan terhadap benturan, serta memiliki karakter di segi visual dari
susunan laminasi dan warna kayu. Setelah mengalami kerusakan dan tidak lagi
dapat menjalankan fungsi utamanya, papan skateboard berpotensi menjadi limbah
meskipun sebagian karakter dan kualitas materialnya masih dapat dimanfaatkan.
Kondisi tersebut membuka peluang pengembangan material melalui konsep
upcycle, yaitu proses pemanfaatan kembali material bekas dengan tujuan
menghasilkan nilai danvatau kualitas yang lebih tinggi pada kehidupan berikutnya.
Kromics merupakan studio keramik mandiri yang mengembangkan limbah papan
skateboard menjadi bagian dari beberapa lini produk, yaitu gagang mug keramik,
coaster, dan gantungan tas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
penerapan upcycle pada produk Kromics serta menganalisis peningkatan nilai
material limbah papan skateboard melalui dimensi bentuk atau estetika, fungsi, dan
ekonomi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan dukungan data literatur terkait definisi upcycle, observasi pada lini produk
Kromics series limbah papan skateboard, wawancara mendalam kepada praktisi,
dan penyebaran kuesioner likert terkait persepsi pengguna terhadap konsep upcycle
dan pada produk Kromics yang digunakan sebagai dukungan data. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa produk Kromics memiliki karakter praktik upcycle dengan
tingkat ketercapaian yang berbeda pada setiap prinsip. Pada dimensi bentuk atau
estetika, karakter warna, laminasi, dan visual papan skateboard dapat
dipertahankan dan dikembangkan menjadi bagian identitas produk. Pada dimensi
fungsi, material yang telah kehilangan fungsi awal memperoleh kegunaan baru
sebagai gagang mug, coaster, dan aksesori. Pada dimensi ekonomi, material limbah
kembali menjadi bagian dari produk yang memiliki nilai jual dan memperoleh
penerimaan pasar. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai material
dalam konsep upcycle tidak hanya terjadi melalui penggunaan kembali limbah,
tetapi melalui proses desain yang mampu mengaktifkan kembali potensi bentuk,
fungsi, dan nilai ekonominya.
Perpustakaan Digital ITB