Museum Dirgantara Indonesia adalah museum dengan koleksi penerbangan Indonesia yang
menampilkan sejarah dan teknologi dirgantara. Museum ini terletak di jalan Gunung Batu, Cicendo,
Bandung yang merupakan kawasan aerobiopolis. Luas bangunan total sekitar 12000 m2.. Target
pengunjung adalah warga lokal, luar kota, maupun mancanegara. Museum Dirgantara Indonesia
terletak di area PT Dirgantara Indonesia, atau tepatnya di depan persis hangar milik PTDI tempat
menyimpan produk-produk dari PTDI. Koleksi museum Dirgantara Indonesia bersumber dari PTDI.
Sehingga loading semua koleksi berasal dari PTDI, baik koleksi skala 1:1 maupun koleksi dengan skala
lain. Hangar PTDI adalah bangunan yang kotak, sangat masif dan besar, sehingga museum Dirgantara
Indonesia merespon bentuk ini dengan geometri lingkaran dan beberapa geometri berdasarkan
analisis tapak dan konteks. Berdasarkan fungsi museum Dirgantara, yaitu display beberapa pesawat
dengan ukuran yang besar, maka dibutuhkan ruang yang luas tanpa penghalang. Sehingga masa
bangunan terdiri dari satu masa yang besar dan berbentang lebar. Bentang lebar dalam bangunan
direspon dengan menggunakan struktur space truss.
Tema perancangan pada museum Dirgantara Indonesia adalah flowing. Flowing menggambarkan
sirkulasi museum Dirgantara baik sirkulasi tapak, display, maupun koleksi. Sirkulasi tapak yang terdiri
dari sirkulasi pengunjung dan pegawai dirancang dengan mengalir memutar dengan mudah. Pada
bagian display, sirkulasi juga mengalir secara radial dengan beberapa pengalaman ruang bagi
pengunjung.
Perpustakaan Digital ITB