Penggunaan material Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) meningkat pesat karena rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi serta tahan korosi. Namun, proses manufakturnya berpotensi menimbulkan cacat internal yang sulit terdeteksi secara visual. Alat uji getaran sebelumnya untuk diagnosis cacat masih mengalami gangguan sinyal akibat belum memperhitungkan massa seismik, menggunakan alas kayu dan komponen masih menggunakan cetak 3D, serta konfigurasi tumpuan pin-pin. Oleh karena itu, penelitian Tugas Akhir ini bertujuan merancang ulang dan membuat anjungan uji getaran (test rig) yang lebih kokoh dan andal.
Penyempurnaan desain difokuskan pada konstruksi mekanik, sistem tumpuan, dan pemilihan material. Material struktur diganti menjadi baja ST 37 untuk meningkatkan kekakuan dan memenuhi kriteria massa seismik. Konfigurasi tumpuan diubah menjadi engsel-roll guna memfasilitasi pergerakan aksial spesimen dan mencegah axial stress locking. Pemodelan dilakukan menggunakan SOLIDWORKS, dilanjutkan proses manufaktur hingga perakitan.
Tahap akhir berfokus pada pengujian fungsional dan kestabilan mekanis menggunakan motor DC berbeban tak seimbang pada spesimen pelat baja dan karbon. Hasil pengujian menunjukkan anjungan uji memiliki kestabilan struktur yang baik tanpa pergeseran dan tidak ditemukan lompatan kecil pada alat uji, mengindikasikan terpenuhinya kriteria massa seismik, meskipun pergerakan translasi tumpuan roll masih terbatas akibat kecilnya gaya eksitasi dinamis motor.
Perpustakaan Digital ITB