digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Grace Evangeline A S
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Siklon Tropis Seroja merupakan siklon tropis yang terbentuk di wilayah Indonesia pada April 2021. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan model kopel MITgcm-WRF dalam merepresentasikan kondisi laut, atmosfer, dan lintasan pusat Siklon Tropis Seroja dibandingkan model stand-alone. MITgcm digunakan sebagai model laut dan WRF sebagai model atmosfer yang dikopel secara dua arah menggunakan Earth System Modeling Framework (ESMF) melalui National Unified Operational Prediction Capability (NUOPC). Simulasi dilakukan pada Maret–April 2021 dengan periode analisis 2-11 April 2021. Evaluasi dilakukan terhadap suhu permukaan laut (SPL), angin 10 m, dan lintasan pusat siklon menggunakan OISST, MERRA-2, dan IBTrACS. Model kopel menghasilkan mean bias SPL sebesar 0,200°C terhadap OISST, lebih kecil dibandingkan MITgcm stand-alone improved sebesar 0,304°C. Mean bias angin 10 m model kopel sebesar 1,12 m/s, lebih kecil dibandingkan WRF stand-alone sebesar 1,52 m/s, dengan RMSE masing-masing 4,47 m/s dan 5,46 m/s. Lintasan model kopel juga cenderung lebih dekat dengan IBTrACS setelah 7 April dibandingkan WRF stand-alone. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model kopel menghasilkan representasi SPL, angin 10 m, dan lintasan Siklon Tropis Seroja yang lebih baik dibandingkan model stand- alone.