Siklon Tropis Seroja merupakan siklon tropis yang terbentuk di wilayah Indonesia
pada April 2021. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan model kopel
MITgcm-WRF dalam merepresentasikan kondisi laut, atmosfer, dan lintasan pusat
Siklon Tropis Seroja dibandingkan model stand-alone. MITgcm digunakan sebagai
model laut dan WRF sebagai model atmosfer yang dikopel secara dua arah
menggunakan Earth System Modeling Framework (ESMF) melalui National
Unified Operational Prediction Capability (NUOPC). Simulasi dilakukan pada
Maret–April 2021 dengan periode analisis 2-11 April 2021. Evaluasi dilakukan
terhadap suhu permukaan laut (SPL), angin 10 m, dan lintasan pusat siklon
menggunakan OISST, MERRA-2, dan IBTrACS. Model kopel menghasilkan mean
bias SPL sebesar 0,200°C terhadap OISST, lebih kecil dibandingkan MITgcm
stand-alone improved sebesar 0,304°C. Mean bias angin 10 m model kopel sebesar
1,12 m/s, lebih kecil dibandingkan WRF stand-alone sebesar 1,52 m/s, dengan
RMSE masing-masing 4,47 m/s dan 5,46 m/s. Lintasan model kopel juga cenderung
lebih dekat dengan IBTrACS setelah 7 April dibandingkan WRF stand-alone. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa model kopel menghasilkan representasi SPL, angin
10 m, dan lintasan Siklon Tropis Seroja yang lebih baik dibandingkan model stand-
alone.
Perpustakaan Digital ITB