digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dwi Irianto [29023004]
Terbatas  Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan

Komitmen Indonesia untuk mencapai net-zero emission pada tahun 2060 menuntut transformasi besar dalam sektor ketenagalistrikan. Namun, dampak dari transisi energi ini terhadap keterjangkauan dan ketahanan energi rumah tangga belum sepenuhnya dipahami, khususnya dalam konteks perubahan kebijakan seperti reformasi subsidi dan insentif energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan membangun model dinamika sistem yang mensimulasikan dampak jangka panjang dari dekarbonisasi sektor kelistrikan terhadap akses dan biaya energi di tingkat rumah tangga. Penelitian dimulai dengan mengidentifikasi faktor-faktor kebijakan utama dan hubungan umpan balik sosial-ekonomi yang memengaruhi harga listrik dan stabilitas pasokan. Diasumsikan bahwa reformasi struktural dalam subsidi energi dan peningkatan penetrasi energi terbarukan akan berinteraksi dengan dinamika pasar secara non-linear, menghasilkan dampak yang kompleks terhadap keterjangkauan dan keadilan energi. Hipotesis utama yang diuji adalah bahwa jalur kebijakan tertentu dapat mendorong dekarbonisasi tetapi berpotensi mengurangi keterjangkauan atau keamanan energi rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pemodelan system dinamik karena mampu merepresentasikan keterkaitan dan mekanisme umpan balik yang kompleks dalam jangka waktu panjang. Skenario simulasi dibangun untuk mengevaluasi bagaimana kombinasi intervensi kebijakan memengaruhi hasil energi rumah tangga hingga tahun 2060. Kajian pustaka dan masukan dari para ahli digunakan dalam kalibrasi dan validasi model agar sesuai dengan konteks energi dan kebijakan di Indonesia. Hasil yang diharapkan adalah skenario kebijakan yang sensitif terhadap dinamika sosial, menunjukkan berbagai trade-off dan sinergi antara tujuan dekarbonisasi dan keadilan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah terhadap pemahaman transisi energi yang adil di negara berkembang, serta menyediakan alat praktis bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi energi yang lebih responsif dan berkeadilan sesuai dengan komitmen iklim nasional.