LargeLanguageModels (LLM) telahbanyakdigunakanuntuktanyajawabin-
formasi biomedis,namunrentanmenghasilkanhalusinasi,yaitujawabanyang
terlihat meyakinkantetapitidakdidukungsumberyangvalid.Pendekatan Retrieval-
Augmented Generation (RAG) ditawarkanuntukmengurangihalusinasidengan
menyertakan dokumenrelevansebagaikonteks,namunkualitasjawabanmasih
bergantungpadakeberhasilantahap retrieval. Padadomainbiomedis,sistemRAG
menghadapi tantangantambahanberupa vocabulary mismatch, yaituketidakcocok-
an antaraistilahpanjangyangdipakaipenggunadenganakronimyangumumtertulis
pada dokumenilmiah.
Penelitian inibertujuanmerancang,mengimplementasikan,danmenganalisissistem
mitigasi halusinasipadaRAG-LLMyangmenggabungkantigateknikkomplemen-
ter,yaitu ekspansi akronim sebagai praprosesdokumen, query rewriting untuk
memperkaya kueripengguna,dan context reranking untuk memilihkonteksyang
paling relevansebelumtahap generation. Sistemdiujipada dataset PubMedQA
dengan korpus1.000paperbiomedisdan500pertanyaanevaluasimenggunakan
model LLMGPT-4.1-mini.
Hasil evaluasimenunjukkanbahwaekspansiakronimmeningkatkankinerja retrie-
val secara konsisten,yaitu Recall@5 naik dari78,65%menjadi84,96%,MAP@5
dari 75,32%menjadi82,47%,dannDCG@5dari83,08%menjadi88,45%.Teknik
context reranking juga konsistenmeningkatkanakurasipadaseluruhmodelLLM
yang diujisebesar1–3poinpersentase.Konfigurasiterbaikyangmenggabungkan
ekspansi akronim, query rewriting, dan context reranking pada GPT-4.1-minimen-
capai accuracy 74,8% dan faithfulness 0,980. Secarakeseluruhan,hasileksperimen
menunjukkan bahwakombinasiketigateknikmampumenurunkan hallucination
rate dari 34,6%menjadi25,2%sekaligusmeningkatkankualitasjawabansistem
tanya jawabbiomedis.
Perpustakaan Digital ITB