Sistem food court yang diterapkan di kantin Fakultas Teknik Universitas Telkom mengalami banyak kendala
pada saat tahap implementasi. Berdasarkan informasi dari pengelola utama yaitu Koperasi Citra Fakultas Teknik,
didapatkan bahwa kendala utama terletak pada proses transaksi yang semula desentralisasi menjadi sentralisasi.
Dengan menggunakan teknik purposive sampling, hasil survei menunjukkan bahwa dari 55 mahasiswa Fakultas
Teknik, 67% responden setuju terhadap penggunaan KTM menjadi alat pembayaran transaksi nontunai atau
micropayment di food court dengan tujuan untuk mengembangkan kegunaan KTM untuk proses transaksi.
Penggunaan KTM sebagai smart card dirancang dengan membuat model dengan framework Hevner yang dapat
digunakan sebagai acuan method serta prototype yang dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya.
Perpustakaan Digital ITB