digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Keefektifan pemasaran influencer bergantung pada kepercayaan konsumen. Namun, pengaruh gabungan dari persepsi autentik dan intensitas promosi terhadap kepercayaan belum diuji secara empiris. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kepercayaan konsumen Generasi Z pada konten bermerek yang dihasilkan influencer di Indonesia, dengan mengambil influencer kecantikan Tasya Farasya sebagai studi kasus. Kuesioner online dikirimkan pada Juni 2026 untuk pengumpulan data, menghasilkan 187 tanggapan valid. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa persepsi autentik memiliki dampak signifikan dan positif terhadap kepercayaan (? = 0,780, p < 0,001); intensitas promosi tidak memiliki dampak signifikan terhadap kepercayaan (? = ?0,024, p = 0,610). Kedua variabel ini menjelaskan 59,8% varians kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi keaslian adalah elemen terpenting yang mendorong kepercayaan bagi Generasi Z, dan dugaan adanya pertukaran antara komersialisasi dan kepercayaan bersifat bergantung pada konteks, bukan universal, di mana konten promosi dianggap mengganggu, bukan frekuensi postingnya. Kata kunci: Persepsi Autentik, Intensitas Promosi, Kepercayaan, Pemasaran Influencer, Generasi Z