Zona Kolisi Busur Banda – Benua Australia terletak pada pertemuan tiga lempeng (Eurasia, Australia, dan Pasifik) dan memiliki kurvatur konvergensi lateral tertinggi di bumi. Sesar turun aktif merupakan elemen struktur yang paling terabaikan pada tatanan kolisi tersebut. Penelitian ini mendefinisikan mekanisme pembentukannya melalui integrasi geomorfologi tektonik pada batimetri multibeam resolusi tinggi, interpretasi seismik 2D–3D dan anomali Bouguer WGM2012, analisis 4.900 mekanisme fokus GCMT dan 45.040 hiposenter USGS dengan klasterisasi ruang–waktu ST-DBSCAN, serta simulasi maju termomekanik ASPECT–FastScape.
Ekstensi aktif di zona ini dikendalikan oleh dua mekanisme yang berbeda secara mekanika dan terpisah secara geografis. Pada segmen Timor–Tanimbar, sesar turun berorientasi Timur Laut – Barat Daya, oblik terhadap trough, dengan loncatan median 113–119 m dan penskalaan panjang–loncatan yang lemah (r = 0,13 dan ?0,22); penampang seismik yang di-flattening pada umur Miosen membuktikan bahwa struktur ini merupakan reaktivasi graben Paleozoikum–Mesozoikum Paparan Australia oleh pelenturan kerak di zona outer rise. Segmen Aru menunjukkan loncatan satu orde besaran lebih besar (median 184 m; puncak 2.547 m) dan penskalaan yang jauh lebih kuat (r = 0,49). Interpretasi gaya berat mengungkap kelurusan Sesar Aru Selatan sepanjang ±280 km yang terkubur mass transport complex, yang bersama Zona Sesar Tarera–Aiduna mengapit Aru Trough dalam konfigurasi tekuk-lepas (releasing bend). Simulasi numerik dengan laju geodetik 53,8 mm/tahun mencapai pemisahan benua pada 1,693 Ma, jauh melampaui peregangan teramati 14–17%, sehingga laju ekstensi modern tidak dapat diperlakukan sebagai laju konstan sejak ~3 Ma.
Perpustakaan Digital ITB