digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Komunikasi pemasaran merupakan salah satu komponen penting dari pemasaran sebagai alat untuk membuat titik kontak dengan konsumen. Fungsi komunikasi pemasaran adalah untuk menjembatani konsumen atau target pasar dengan produk dan juga perusahaan. Komunikasi pemasaran yang efektif dapat meningkatkan pemahaman konsumen tentang produk dan merangsang pembelian. Obyek dalam penelitian ini adalah BaGoes, eco-bag yang dibuat oleh PT. Greeneration Indonesia dan telah berjalan selama 2 tahun. Dalam perjalanannya, produk menghadapi stagnasi dalam permintaan ritel dan citra produk sehubungan dengan penjualan saat ini. Perbaikan beberapa dan inovasi telah dilakukan tetapi pemahaman tentang kinerja perusahaan komunikasi pemasaran mereka tidak menemukan belum. Model AISAS ARCAS digunakan sebagai kerangka penelitian untuk mengukur efektivitas komunikasi pemasaran untuk BaGoes dalam rangka meningkatkan penjualan mereka dan membangun kembali citra produk. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa langkah, mulai dari penelitian eksploratif, identifikasi masalah, landasan teoritis, pengumpulan data, analisis data dan menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi untuk produk perusahaan. Beberapa teknik yang peneliti menggunakan penyebaran angket, wawancara dengan target pasar BaGoes dan pengamatan di toko konsinyasi dan acara yang dihadiri BaGoes. Analisis data untuk penelitian kuantitatif terdiri dari analisis data deskriptif dan analisis statistik seperti analisis faktor dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil pada analisis faktor dan penelitian kualitatif, Perhatian dan bunga adalah faktor yang paling berpengaruh untuk Action. Faktor-faktor yang kernudian dianalisis dalam analisis regresi. Hasil akhir menunjukkan bahwa faktor Attention menjelaskan 24,97%, faktor Interest 11,99% menjelaskan dari penelitian ini dan faktor Action menjelaskan varians sebesar 50.10%. Analisa ini memperkuat oleh hasil analisis kualitatif yang menggambarkan bahwa Attention, Interest dan Sustain adalah dasar penting untuk membuat keputusan pembelian. Dalam rekomendasi, BaGoes disarankan untuk meningkatkan variabel Attention dan variabel Interest dari promosi mereka dan Sustain untuk aspek produk. Untuk variabel Sustain, BaGoes sebaiknya menyediakan metode alternatif di samping menjual penjualan online dan strategi pemasaran konvensional. Saran lain juga disampaikan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran seperti meningkatkan variabel Attention dan Interest di dunia digital seperti memperkuat keberadaan iklan cetak dan menggunakan brand ambassador. Pada akhir rekomendasi, variabel Action harus ditingkatkan dengan memberikan reward bagi pembeli dan menciptakan tindak lanjut program di web mereka untuk mempertahankan interaksi dengan konsumen. Kata Kunci: Pemasaran, Komunikasi Pemasaran, Model AISAS ARCAS, Iklan, Promosi