Pemanfaatan biomassa limbah sebagai sumber energi terbarukan penting dalam
mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon di Indonesia. Akan tetapi,
biomassa limbah kekurangan pada nilai kalor rendah juga potensi slagging dan
fouling yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas biomassa
limbah dengan konversi torefaksi multiproses, yaitu kombinasi torefaksi basah
(hidrotermal) dan torefaksi kering, serta mengkaji pengaruh konversi multivarian
biomassa terhadap karakteristik bahan bakar yang dihasilkan. Selain itu, penelitian
ini juga mengevaluasi kinerja energi proses menggunakan pendekatan Energy
Return on Energy Investment (EROEI) serta mengembangkan model prediksi
karakteristik produk. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental pada skala
laboratorium menggunakan biomassa limbah multivarian yang terdiri dari jerami,
tandan kosong kelapa sawit, dan serbuk gergaji. Proses torefaksi basah dilakukan
pada temperatur 180°C, diikuti oleh torefaksi kering pada rentang temperatur 200–
330°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa torefaksi multiproses pada
multivarian biomassa mampu menghasilkan bahan bakar padat dengan kualitas
energi tinggi, menurunkan kecenderungan slagging-fouling, dan kinerja energi
yang layak pada skenario pemanfaatan panas sisa. GCV campuran meningkat
menjadi 20,24–22,19 MJ/kg pada komposisi 25% jerami, 25% tandan kosong sawit,
dan 50% serbuk gergaji. Indeks slagging menurun menjadi 0,041–0,066, sedangkan
indeks fouling menurun 3,51–7,66 akibat reduksi senyawa alkali pada torefaksi
basah. Evaluasi EROEI menunjukkan bahwa pada skenario pemanfaatan panas sisa,
hasil EROEI > 1 dapat dicapai pada 250-300°C. Penelitian ini memberikan
kontribusi ilmiah berupa pengembangan pendekatan integratif dalam konversi
biomassa, yaitu kombinasi multiproses pada pemrosesan simultan multivarian
biomassa sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas bahan bakar padat secara
simultan dari aspek energi dan operasional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi dasar dalam pengembangan teknologi biomassa yang lebih efisien dan
aplikatif untuk mendukung implementasi biomassa pada sistem pembangkitan
energi di Indonesia.
Perpustakaan Digital ITB