digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Milan Ardana
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Soil seed bank merupakan cadangan benih yang tersimpan di dalam tanah dan berperan penting dalam proses regenerasi vegetasi serta pemulihan ekosistem setelah terjadi gangguan. Komposisi dan struktur soil seed bank dapat berubah sepanjang proses suksesi dan memengaruhi potensi regenerasi alami suatu ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi dan struktur komunitas soil seed bank komunitas soil seed bank serta hubungan antara soil seed bank dan vegetasi di atas tanah pada berbagai fase suksesi di Cagar Alam Papandayan. Penelitian dilakukan pada tiga tahap suksesi, yaitu belukar muda, belukar tua, dan hutan. Analisis soil seed bank dilakukan menggunakan metode ekstraksi dan germinasi, sedangkan vegetasi di atas tanah dianalisis berdasarkan inventarisasi spesies pada masing-masing zona. Struktur komunitas dianalisis menggunakan densitas biji, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), dan indeks dominansi, sedangkan hubungan antara vegetasi dan soil seed bank dianalisis menggunakan indeks kesamaan Sørensen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soil seed bank terdiri atas 22 spesies, yang didominasi oleh spesies pionir (19 spesies). Kelompok herba-perdu mendominasi soil seed bank baik berdasarkan jumlah spesies maupun densitas biji pada seluruh tahap suksesi. Densitas biji tertinggi ditemukan pada zona belukar muda dan belukar tua, sedangkan zona hutan memiliki densitas biji yang lebih rendah. Komposisi densitas biji didominasi oleh famili Asteraceae pada seluruh tahap suksesi. Nilai indeks keanekaragaman meningkat seiring bertambahnya tahapan suksesi. Dari total 34 spesies vegetasi yang ditemukan, Sebanyak 11 dari total 34 spesies vegetasi juga ditemukan dalam soil seed bank. Nilai indeks Sørensen menunjukkan kesamaan vegetasi dan soil seed bank yang rendah hingga sedang serta cenderung menurun dari belukar muda menuju hutan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa soil seed bank di Cagar Alam Papandayan masih didominasi oleh spesies pionir dan hanya merepresentasikan sebagian kecil komunitas vegetasi di atas tanah.