digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini menguji kinerja emas sebagai aset safe haven dan pergerakan dari minyak mentah Brent pada awal konflik Israel-Iran Juni 2025. Data dari penelitian ini mencakup data harian XAUUD dan CO1 Comdty dari Bloomberg dianalisa menggunakan metode peristiwa tunggal dengan penyesuaian rata-rata, dengan 13 Juni 2025 ditetapkan sebagai Hari 0. Penelitian menggunakan periode estimasi sebanyak 60 observasi, periode peristiwa selama 11 hari, alternatif periode CAR, dan regresi OLS sebagai analisis pendukung. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Brent mencatat abnormal return positif signifikan sebesar 6,9231% pada Hari 0 dan CAR signifikan sebesar 17,9432% selama keseluruhan periode peristiwa. CAR Brent (?3,+3) juga signifikan. Emas mencatat abnormal return positif sebesar 1,1398% pada Hari 0, tetapi tidak signifikan dan berbalik arah pada Hari +1. Seluruh CAR emas juga tidak signifikan. Regresi menunjukkan hubungan positif dan signifikan, tetapi lemah, antara return Brent dan emas. Dengan demikian, konflik disertai kinerja abnormal Brent yang signifikan, sementara emas tidak menunjukkan karakteristik safe haven berbasis peristiwa yang signifikan secara statistik. Kata kunci: Emas, Aset Safe Haven, Minyak Mentah Brent, Guncangan Harga Minyak, Konflik Geopolitik, Studi Peristiwa.