Penelitian ini menguji kinerja emas sebagai aset safe haven dan pergerakan dari minyak
mentah Brent pada awal konflik Israel-Iran Juni 2025. Data dari penelitian ini mencakup
data harian XAUUD dan CO1 Comdty dari Bloomberg dianalisa menggunakan metode
peristiwa tunggal dengan penyesuaian rata-rata, dengan 13 Juni 2025 ditetapkan sebagai
Hari 0. Penelitian menggunakan periode estimasi sebanyak 60 observasi, periode
peristiwa selama 11 hari, alternatif periode CAR, dan regresi OLS sebagai analisis
pendukung.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Brent mencatat abnormal return positif
signifikan sebesar 6,9231% pada Hari 0 dan CAR signifikan sebesar 17,9432% selama
keseluruhan periode peristiwa. CAR Brent (?3,+3) juga signifikan. Emas mencatat
abnormal return positif sebesar 1,1398% pada Hari 0, tetapi tidak signifikan dan berbalik
arah pada Hari +1. Seluruh CAR emas juga tidak signifikan. Regresi menunjukkan
hubungan positif dan signifikan, tetapi lemah, antara return Brent dan emas. Dengan
demikian, konflik disertai kinerja abnormal Brent yang signifikan, sementara emas tidak
menunjukkan karakteristik safe haven berbasis peristiwa yang signifikan secara statistik.
Kata kunci: Emas, Aset Safe Haven, Minyak Mentah Brent, Guncangan Harga Minyak,
Konflik Geopolitik, Studi Peristiwa.
Perpustakaan Digital ITB