digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - TRIYASA AKBAR RAMADHAN
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Formasi Ekuivalen Baturaja pada Lapangan TRY, tepatnya di area Cemara–Tugu Cekungan Jawa Barat Utara, merupakan salah satu objek kajian karakterisasi reservoar karbonat yang relevan mengingat tingginya ketergantungan pemenuhan energi nasional terhadap sumber daya fosil. Interval batu gamping pada formasi ini terbukti menyimpan potensi hidrokarbon signifikan berupa minyak dan gas, dengan ketebalan kotor mencapai 111 meter yang mengindikasikan besarnya sumber daya yang ada. Namun demikian, interval tersebut juga menunjukkan kompleksitas geologi akibat heterogenitas batuan yang tinggi, sehingga metode konvensional sering kali kurang mampu merekam karakteristik reservoar secara menyeluruh, sehingga diperlukan karakterisasi yang lebih komprehensif. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengintegrasikan berbagai jenis data. Data utama yang dianalisis mencakup rekaman log dari delapan belas sumur, data lumpur pemboran, dan data seismik yang telah disesuaikan dengan area penelitian, serta data penanda batas stratigrafi. Digunakan pula data pendukung meliputi laporan sayatan tipis petrografi, data laboratorium serta hasil uji alir sumur produksi. Pendekatan metodologi mencakup tahapan analisis asosiasi fasies, penentuan properti petrofisika, hingga pengelompokan rock type dengan algoritma MRGC. Seluruh tahapan sebelumnya akan menjadi landasan yang pada akhirnya digunakan untuk estimasi volumetrik hidrokarbon. Alur analisis teknis dimulai dengan pengamatan litofasies yang mengidentifikasi keberadaan lima kelompok fasies. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pengendapan lapangan TRY secara geologis berkembang pada area platform interior di bagian laut terbuka, tepatnya di zona belakang platform margin. Evaluasi seluruh properti petrofisika kemudian dilakukan dan dikalibrasi menggunakan data laboratorium. Batas kontak antara fluida mengacu pada pengujian sumur serta kurva log. Nilai batas pancung selanjutnya diterapkan guna memisahkan zona reservoar produktif dan zona non-produktif. Heterogenitas kualitas batuan reservoar di area studi ini sebagian besar dikontrol oleh proses diagenesis yang berhasil membentuk jaringan ruang pori sekunder dan dibuat tiga jenis rock type yang mewakili setiap karakteristik tipe pori. Dari hasil analisis, diperoleh angka total sumber daya hidrokarbon sebesar 169,8 MMSTB untuk akumulasi minyak, sedangkan akumulasi gas diestimasi sebesar 536,7 BSCF. Temuan ilmiah ini diharapkan menjadi acuan yang berguna bagi optimasi rencana eksploitasi lapangan.