digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 Daffa Mujahid Abdullah
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Daffa Mujahid Abdullah
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Daffa Mujahid Abdullah
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Daffa Mujahid Abdullah
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Daffa Mujahid Abdullah
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Daffa Mujahid Abdullah
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Daffa Mujahid Abdullah
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Sistem mud volcano merepresentasikan pelepasan fluida salin dan sedimen halus dari bawah permukaan yang merekam interaksi fluida–batuan pada satuan sedimen Tersier hingga Kuarter di Cekungan Jawa Utara. Penelitian ini bertujuan melakukan karakterisasi dan interpretasi awal geokimia air serta sedimen pada beberapa pusat mud volcano di Grobogan dan Blora, Jawa Tengah, untuk memahami variasi komposisi fluida dan sedimen serta indikasi awal keterdapatan litium. Data yang digunakan meliputi pengukuran parameter fisika-kimia air di lapangan, analisis ion terlarut, analisis unsur mayor dan jejak sedimen, dan pengukuran suseptibilitas magnetik, serta analisis mineralogi menggunakan spektroskopi reflektansi rentang 400–2500 nm. Hasil analisis menunjukkan bahwa fluida mud volcano didominasi oleh brine berklorida tinggi dengan konsentrasi klorida berkisar dari sekitar 10³ hingga 10? ppm yang mengindikasikan kontribusi fluida formasi dalam dengan tingkat pengenceran yang bervariasi antar lokasi. Sedimen mud volcano didominasi oleh material lempungan dengan tingkat pelapukan dan kematangan kimia yang bervariasi, serta menunjukkan ciri spektral mineral lempung yang disertai oksida besi dan karbonat. Litium terdeteksi pada fase air dan sedimen dengan variasi konsentrasi antar lokasi yang secara umum berasosiasi dengan fluida salin dan material lempungan. Hasil penelitian ini memperlihatkan basis data awal untuk pengembangan studi lanjutan yang lebih terarah, khususnya melalui analisis hidrogeokimia dan karakterisasi mineralogi yang lebih rinci, guna mengklarifikasi sumber dan mekanisme pengayaan litium pada sistem mud volcano di Grobogan– Blora.