digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam representasi visual fashion melalui berbagai inovasi digital, salah satunya yaitu hadirnya fitur Virtual try-on pada platform e-commerce dan AI Generatif berbasis text-to-image. Kedua teknologi tersebut mampu menghasilkan representasi visual produk fashion yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas representasi visual fashion yang dihasilkan oleh Shopee Virtual try-on dan ChatGPT berdasarkan persepsi pengguna pada aspek realisme visual, kejelasan representasi visual, dan ukuran, serta komparasi terhadap produk nyata yang diterima oleh beberapa responden yang menjadi sub-sampel. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory dan pendekatan analisis komparatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang menilai kedua representasi visual menggunakan skala Likert dan data kualitatif diperoleh melalui kuesioner lanjutan serta wawancara terhadap sub-sampel yang melakukan perbandingan antara representasi visual dengan produk fashion nyata. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank test, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian dari seluruh analisis data, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas representasi visual dan persepsi yang signifikan yang dihasilkan oleh Shopee Virtual try-on dan AI Generatif ChatGPT pada seluruh variabel penelitian. Representasi visual dari AI generatif ChatGPT memperoleh penilaian yang lebih unggul pada hampir seluruh variabel penelitian dibandingkan dengan Shopee Virtual try-on. Representasi visual dari AI Generatif ChatGPT unggul pada realisme visual, kejelasan representasi visual, dan ukuran, sedangkan representasi visual dari Shopee Virtual try-on unggul pada aspek warna yang merupakan salah satu indikator realisme visual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan teknologi representasi visual fashion berbasis AI yang lebih akurat, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian di masa mendatang, disarankan untuk melibatkan variasi produk fashion, platform Virtual try-on, serta teknologi AI generatif lainnya untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kualitas representasi visual fashion berbasis AI.