GPS (Global Positiong System) adalah penentuan posisi secara reseksi (ikatan kebelakang) dengan jarak atau pengukuran jarak secara simultan kebeberapa satelit yang koordinatnya telah diketahui. Penentuan posisi menggunakan GPS sangat diperlukan dalam berbagai aplikasi yang berbeda. Metode yang digunakan dalam pengukuran adalah metoda jaring tertutup dan metoda jaring radial dimana berdasarkan SNI 19-6724-2002 bahwa jaring tertutup adalah metode yang seharusnya digunakan dalam survei GPS.
Pada penelitian tugas akhir ini dilakukan Penambahan titik ikat dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dan kinerja dari metode jaring tertutup dan jaring radial terhadap ketelitian posisi yang dihasilkan. Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini adalah selisih koordinat UTM pada kedua metode tersebut dalam fraksi milimeter sampai centimeter, penambahan titik ikat meningkatkan presisi atau nilai standar deviasi baseline maupun koordinat, metode jaring tertutup 2 titik ikat memiliki nilai terkecil berdasarkan perbandingan sudut jurusan dan jarak terhadap sudut jurusan dan jarak pada terestris dan juga berdasarkan perbandingan nilai transformasi affine metode jaring tertutup 2 titik ikat memiliki nilai terbaik dari semua metode.
Dari tugas akhir ini disimpulkan bahwa secara umum metode jaring tertutup 2 titik ikat memiliki ketelitian posisi lebih baik.
Perpustakaan Digital ITB