ABSTRAK Huwaida Badia Abidin
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Daerah Tangkuban Parahu merupakan kawasan vulkanik di Jawa Barat dengan
kondisi geologi kompleks dan adanyan aktivitas hidrotermal. Beberapa penelitian
sudah dilakukan di kawasan ini, baik untuk keperluan eksplorasi panas bumi
maupun untuk studi Gunung Api Tangkuban Perahu. Pada penelitian ini dilakukan
pemodelan 2 dimensi menggunakan data magnetotelurik untuk menentukan
distribusi resistivitas bawah permukaan di daerah Gunung Tangkuban Perahu. Titik
pengukuran magnetotelurik berjumlah 9 titik yang melintasi puncak Gunung
Tangkuban Perahu. Sebelum melakukan inversi, telah dilakukan validasi FEM
menggunakan COMMEMI 2D-0 dan COMMEMI 2D-1. Berdasarkan hasil inversi
berupa model akhir, terdapat zona konduktif dengan nilai resistivitas 1–10 ?m,
zona resistivitas sedang dengan nilai 10–100 ?m, dan zona resistif dengan nilai
lebih dari 100 ?m . Zona konduktif utama tersebar di sekitar bagian tengan profil
bagian selatan, sedangkan zona resistif utama berada di tengah profil. Zona
resistivitas rendah berkaitan dengan batuan vulkanik yang mengalami alterasi dan
memiliki sifat lebih konduktif. Distribusi resistivitas tersebut berkaitan dengan
kompleks Kawah Ratu–Kawah Domas, Sesar Lembang, Sesar Ciater, serta
manifestasi hidrotermal Ciater dalam konteks sistem vulkanik Tangkuban Parahu.
Hasil ini memberikan gambaran awal struktur resistivitas sepanjang lintasan
pengukuran di daerah penelitian.
Perpustakaan Digital ITB