ABSTRAK Reizqia La'salina
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Gempa bumi merupakan peristiwa geologi berupa pelepasan energi secara
mendadak di lapisan bumi yang menimbulkan gelombang seismik, sehingga dapat
menyebabkan getaran serta retakan pada permukaan tanah. Salah satu peristiwa
gempa bumi yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir adalah gempa Cianjur,
Jawa Barat, yang terjadi pada 21 November 2022 dengan episenter pada kedalaman
11 km dan magnitudo 5,6. Gempa tersebut memengaruhi kondisi bawah permukaan
di daerah terdampak, sehingga diperlukan analisis lebih lanjut terhadap struktur
bawah permukaannya. Penelitian ini mengidentifikasi lapisan bawah permukaan di
Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menggunakan
metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger pada tiga lintasan
pengukuran. Data hasil pengukuran diolah menggunakan perangkat lunak
RES2DINV. Hasil penelitian menunjukkan nilai resistivitas bawah permukaan
pada daerah penelitian berkisar antara 1,17 ?m hingga 659 ?m. Berdasarkan nilai
tersebut, lapisan bawah permukaan Desa Mangunkerta diinterpretasikan tersusun
atas tiga satuan litologi utama, yaitu lempung tufan jenuh air pada lapisan dangkal
dengan resistivitas <14,9 ?m, batupasir tufan pada zona menengah yang berpotensi
sebagai akuifer dengan resistivitas 14,9 –145 ?m, serta breksi tufan hingga breksi
padu sebagai lapisan akuitar dan akuifug dengan resistivitas >145–659 ?m. Secara
umum, distribusi nilai resistivitas pada daerah penelitian menunjukkan pola yang
meningkat seiring bertambahnya kedalaman.
Perpustakaan Digital ITB