Sistem pemompaan air yang komprehensif memerlukan keandalan hidraulik dan ketahanan ekonomi dalam menghadapi ketidakpastian kondisi konstruksi. Penelitian ini mengembangkan kerangka analisis tekno-ekonomi terintegrasi yang menggabungkan evaluasi hidraulik dan Simulasi Monte Carlo untuk mengevaluasi kinerja hidraulik sistem yang dirancang untuk mengalirkan air sebesar 3.000 GPM dengan kenaikan elevasi sebesar 300 m, serta menganalisis ketidakpastian estimasi belanja modal atau Capital Expenditure (CAPEX). Sebanyak 54 konfigurasi, yang terdiri atas berbagai susunan stasiun pompa, pemilihan pompa, dan material perpipaan, dievaluasi berdasarkan kriteria desain hidraulik yang berlaku. Dari seluruh konfigurasi tersebut, hanya empat konfigurasi yang dinyatakan layak secara teknis. Alternatif yang memiliki biaya modal deterministik terendah kemudian dipilih untuk dievaluasi secara probabilistik.
Ketidakpastian biaya dianalisis menggunakan Cost Breakdown Structure berbasis bottom-up, distribusi probabilitas triangular untuk faktor-faktor utama penggerak biaya, serta 10.000 iterasi Simulasi Monte Carlo. Estimasi biaya deterministik berada pada tingkat P37, yang menunjukkan tingkat keyakinan anggaran sebesar 37% dan probabilitas pembengkakan biaya sebesar 63%. Berdasarkan hasil Simulasi Monte Carlo, anggaran yang telah disetujui berada pada tingkat P95, sehingga meningkatkan tingkat keyakinan anggaran dari 37% menjadi 95,10%, atau sebesar 58,1%, serta menurunkan probabilitas pembengkakan biaya dari 63% menjadi 4,9%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi penyaringan hidraulik dengan analisis biaya probabilistik dapat memberikan dasar yang lebih andal, transparan, dan berbasis risiko untuk perancangan serta evaluasi investasi sistem pemompaan air pada proyek konstruksi berskala besar.
Perpustakaan Digital ITB