Abstrak - MUHAMMAD GILANG ALDIANSACH
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Berdasarkan studi literatur, wilayah Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo
merupakan daerah dengan potensi endapan mineral. Namun, informasi geologi rinci di
daerah tersebut masih sangat terbatas; oleh karena itu, diperlukan kajian geologi yang lebih
rinci untuk membangun pemahaman dasar sebelum tahapan eksplorasi lanjut dilakukan.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi geologi daerah Bonepantai dan sekitarnya
yang meliputi geomorfologi, litologi, stratigrafi, dan struktur geologi, serta merekonstruksi
sejarah geologi daerah penelitian. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi
dengan skala 1:25.000, didukung oleh studi literatur, analisis geomorfologi, analisis
petrografi, dan analisis struktur geologi.
Berdasarkan Pemetaan geologi pada luas 59,39 km², teridentifikasi enam satuan
geomorfologi meliputi Perbukitan Aliran Lava Bondawuna, Perbukitan Intrusi Pelita Hijau,
Perbukitan Intrusi Tunas Jaya, Punggungan Aliran Piroklastik Tamboo, dan Perbukitan Sisa
Gunungapi Tulabolo Barat. Terdapat 10 satuan batuan yang terpetakan, terdiri atas yang
tertua: Satuan Batupasir–Batulanau, Satuan Batugamping, Satuan Lava Andesit, Satuan Tuf
Dasit, Satuan Tuf Lapili, Satuan Intrusi Diorit, Satuan Intrusi Andesit Piroksen, Satuan Intrusi
Granit, Satuan Breksi Hidrotermal, dan Satuan Breksi Tuf.
Struktur geologi berupa delapan sesar terpetakan dan dikelompokkan ke dalam dua tahap
deformasi. Tahap pertama meliputi sesar mendatar dekstral NW–SE, sesar mendatar
sinistral NNE–SSW, serta sesar normal NNW–SSW. Tahap kedua menghasilkan sesar
normal dan normal-menganan ENE–WSW.
Satuan granit yang tidak terpotong oleh sesar diinterpretasikan sebagai intrusi pascakolisi
yang berkaitan dengan fase magmatisme pascakolisi pada rezim ekstensional, yang dipicu
oleh proses rollback subduksi di Palung Sulawesi Utara. Integrasi data struktur geologi
berupa sesar, kekar gerus dan kekar tarik menunjukkan bahwa daerah Bonepantai dikontrol
oleh sistem ekstensional yang berhubungan dengan subduksi rollback Laut Sulawesi Utara.
Selain itu, keberadaan breksi hidrotermal mengindikasikan adanya sistem hidrotermal yang
berkembang dan berpotensi membawa mineralisasi.
Perpustakaan Digital ITB